Biker Sekaligus Pelukis Dan Pingponger

Tak sulit ditemui wajah satu ini jika sedang ada Car Free Day ( CFD ) di Solo. Dengan rambut diikat dan jaket Levis agak krompyang, biker ini sekaligus mengenalkan usahanya lewat lukis wajah atau apapun hingga lukisan natural atau bebas. Lokasinya seputar Loji Gandrung ( rumah dinas walikota Solo ). Karena hobi lainnya main pingpong ( tenis meja ), otomatis lapaknya mendekati arena tenis meja minggu pagi. Dengan display lukisan atau coretan tangannya, dari sktsa wajah hingga pemandangan sampai lukisan full body tergantung request ( permintaan ).

Mau Pingpong Kok Tegang

Kemarin minggu, sayang motor CB nya gak dibawa dengan alasan kepraktisan saja, katanya. Permainan pingpongnya untuk sekelas cari keringat sudah cukup lumayan. Kalangan usia 35 keatas memang sudah tak tertarget lagi pola mainnya. Yang penting happy dan bisa teriak sepuas puasnya, sesutu yang sulit mungkit didapat di rumah masing masing. Saat memainkan pukulan di video ini sang rival mister pappy cukup bisa imbang. Sekilas motor sang pelukis hanya tampak dari kejauhan diluar pagar. Bravo brother....Biker Sekaligus Pelukis & Pingponger cukup membuat hari harinya tidak pernah sepi aktivitas. 

video


Seputar pingpongers carfreeday dan pelukis mistr Gino yang juga CB Biker









CB Komplotan

Ini bukan tentang bahasan CB atau seputar mesin akan tetapi pada asesoris, merchandise CB yakni koleksi Zip Production yang dulu pernah bertengger. meski bukan aliran gaul namun aroma klasik tetap nyangkut ( mbok menowo : bhs Jawa ).


Paling Cepat Mandinya itu CB

Pengalaman mereka yang mempunyai motor CB dan jenis plastik di saat hujan tentu akan punya pengalaman yang sangat spesial.saat hujan atau pasca hujan. Bila yang kehujanan itu yang plastik, maka akan dibiarkan saja sampai esok untuk dicuci atau mandi. Bagaimana dengan CB anda...?. Dipastikan sayang bila daki daki atau kotorannya menempel sepanjang malam, betulkah braath...?. Akui sajalah, ini pasti menimpa dan sering terjadi dengan anda bahkan saya sendiri.


Mandi Besar Buat Motor

Pertama kali memiliki CB 3 tahun lalu, jangankan sore hari bahkan tengah malam atau dinihari untuk sekedar mengguyur air tetap dilakukan. Pernah suatu ketika saya dari Jogja ke Solo ( rutinitas tiap pekan ), sampai Solo jam 3.00 dinihari dan masih hujan rintik rintik. Melihat motor kebanggan berbolot tanah dan lumpur serta jas hujan, akhirnya tetap saja langsung ambil sabun apa adanya buat memandikan motor kesayangan, hehehehehe.....mantaab thoo. Jam 3.00 dinihari bersibuk ria demi tunggangan.

Keep Safety Cleaning Di Ngawi

Saat acara ke pantai Nglipar Malang juga demikian. Akibat hujan deras di seputaran Ngawi akhirnya stop dulu SPBU sebelum Ngawi dekat poll bus Eka. Kesempatan ini meski di tengah jalan, lalu ada spons cuci milik SPBU, kuberanikan diri pinjam buat mandikan motor. Alhamdulillah, ternyata petugas mengijinkan, alamaak.....!! Memang tidak diragukan lagi, dengan punya sepeda motor ini tepat sudah : paling cepat mandinya itu CB.

Pick Up Photo Jamnas CBI Purwokerto

M Rifqi Anis Dengan Mini CB
Karya Asli Anak Bangsa



Siapa Hayyoo
Lakalantas Wawan Gamping YK

  
Pesan President CB Indonesia
Ambrol Tim CBAS
Biker Jogja
Kontest

CB Romantis

Tadi pagi sebelah gubug saya banyak tamu dari luar Jawa ternyata dari Bangka. Ada mahasiswi yang mau wisuda UMY. Tatkala dari ruang parkir ( pemilik rumah adalah pemilik kost putri ), keluarlah CB merah aliran Japs. Ada yang aneh dengan kenampakan motor, yang ternyata basicnya GL ini. Ada bunga merah putih di depan ( stang ). Sepertinya memang hasil baru modifikasi yang sebelumnya (asalnya) sperti umumnya (standard).


Bunga Merah Putih Nampak dari Depan

Pemilik dengan nama panggilan Elphin akhirnya tak gelandang keluar sambil ngobrol sebentar. Sang pemuda yang masih mahasiswa ini akan jadi pengantar tetangganya dari Bangka buat acara wisuda. Mobil akan rental di Aman Amin milik Ibu H. Zulaikhah yang terbilang sukses antar anak anaknya berwirausaha ( sewa mobil dan sewa alat alat pesta ). Yang agak membuat kaget, sewa mobil jenis SUV seperti Avansa atau sejenis jaminannya ninggalkan motor dan KTP. KTP dimaklumi, namun yang ekstra ninggal motor apapun jenisnya. Akhirnya, biar semua lancar acara wisuda, CB jadi garansinya meski pemakaian cuma sehari.

masih pagi Masboss

Tak lepas waktu begitu saja, akhirnya motor klangengannya, kusempatkan untuk diambil gambar meski hanya beberapa saat mau berangkat ke kampus UMY. Dengan background apa adB Romantis ini. Sorenya, saya tunggu ternyata saat kembalikan mobil rental langsung gaspoll ke kostnya. Semoga jadi amalan masbro Elphin, nanti ditunggu makan makannya looh.

Merah Biru Akur




Jamnas CBI Akan Hadir Yusuf K

Tadi pagi membaca BBM Mas Manang Bali kok ada yang berduka, ternyata sedulur Besuki : Helmy ( CB Besi ) yang alami lakalantas di Mojoagung Jombang. Namanya jalanan dan badan seseorang, selamanya tidak pernah ada yang tahu pasti. Semoga info ini bermanfaat bagi yang ngegas Purwokerto. Juga yang akan menuju Karanganyar ternyata berbarengan dengan event akbar HCCI ( Honda Classic Club Indonesia ). Woow, entar malam jalanan arah Jawa Tengah cukup padat rayapan biker biker klasik.

RIP to Helmy Besuki
Ada sedulur jauh dari ujung barat, rupanya sudah merapat dekat lokasi acara. Aceh, bukan sembarangan jauhnya dari pulau Jawa khususnya Purwokerto. Semoga jadi " my jamnas my adventure ". Welcome Brother Rudi dan Brother Luthfi, monggo ngopi ndisit , demikian kalimat banyumasan yang khas.

Dari Aceh Menuju Kota Mendoan

Yang pasti ditunggu ditunggu setelah menyabet berbagai penghargaan otomotive contest, yakni masbos Yusuf K yang bukan Yusuf Kalla looh ( Yusuf K : Kostum Builder ), looo kok. Masih segar dalam ingatan Kostumfest Jogja pekan lalu, sebuah perhelatan  bergengsi. Semoga bisa pada kopdar dan tukar informasi dengan suhu yang sedang naik daun bahkan website sudah diterjemahkan berbagai bahasa. Sekali lagi, ikut belasungkawa yang ada di Jatim sana dan hati hati bagi yang mau ke Purwokerto ( dekat wisata baturaden ) serta Karanganyar yang ada Tawangangu nya.

Ini diantara maskot awal awal Mas Yusuf Kostum builder yang saya dapat gambarnya saat di Jamnas Bengkulu beberapa waktu lalu. Foto saat lapak mau bubaran sepanjang Pantai Panjang Bengkulu, yang lapaknya bersebelahan.

Memori Jamnas Bengkulu Motor Mas Yusuf








Jangan Ditanya Kemana Biker CB Sabtu Ini

Mirip lagu kenangan yang sering muncul di hari hari menjelang HUT RI. Jangan Ditanya kemana aku pergi. Yahh yang jelas, mulai Jumat atau Sabtu pagi besok biker biker CB akan melintasi pelbagai jalanan Pulau Jawa. Jambore Nasional CB Indonesia bak waktu resepsi pernikahan yang ditunggu tunggu dari kalangan penggemar motor CB dari bermacam macam basic. Yang penting bentuk CB atau minim miriplah. 
Masbro Aan Palangkaraya Posisi di  Surabaya
Dimaklumi sekarang sudah mulai ada mutan mutan tidak hanya dari Honda sendiri. Sebut saja jenis Yamaha, sudah merambah ingin dimutasi bodi jadi CB ( penulis sering lihat bengkel di seputaran Gamping Jogja dengan konsumen jenis yamaha ingin disulap bentuk CB ), Monggo sajalah dan syah syah saja, itu ide dan keinginannya. Tak bisa diganggu gugat. Meski Panitya nampaknya akan berlakukan bermacam macam aturan, akan tetapi minat di acara Jamnas CBI 2 hari Sabtu Minggu besok menjadi saksi.

Di Acara Ini temu Bro Aan Palangkaraya
Kawasan yang akan dilaluipun ramai ramai adakan Posko Penyambutan, ini tentu surprise tersendiri sebab meringankan Panitya. Apa sih tujuan posko posko ini.....?. Semua demi seduluran saja, tak lebih dari itu. Sebut saja Masbro Aaan CB Palangkaraya, jauh jauh dari seberang atau pulau kalimantan ( borneo ), hari ini sudah menginfokan siap 100 persen bersama rombongan Surabaya siap ngegas Purwokerto. 

Persiapan Biker Sumatra Ke Purwokerto
Semoga saja lancarjaya di jalanan Jawa buat semuanya yang sudah persiapan raga dan biaya, tentu nya juga tak asing lagi khususnya buat kawan Aan CB Palangkaraya karena aslinya beliau juga dari Jawa Tengah. Selamat berjamnas CBI selamat bersuka ria di kota khas mendoan Purwokerto.

Undangan Jambore nasional CBI 2016, sumber : Screnshot Undangan Jamnas CBI




Ide Hebat Dulur Pemalang



Gaspoll Rem Dikiiit - Ngegas Tanpo Batas - Kabehe Rame Rame Ning Jamnas


2 Cara Market David Modification Jogja

David In Motion
Seputaran Jogja selatan ( Bantul ) sebagian memang sudah kenal masbro David yang gampang akrab profil personnya. Saya kenal kira kira 2 tahun lalu saat bikin stiker yang mau dipakai buat ngelapak. Singkat cerita karena bro David memakai kaos CB langsung saling kenal dan tukar nomor HP. Akhirnya berlanjut hingga terjadi order kaos lanjutan cukup lama dan nampaknya segmen yang bro David Biker CB usia muda. Tema tema yang dia sodorkan cukup unik dan menggigit. Sebut saja para kanjeng biker pernah miliki kaos : 




ojo diblayer, aku kagetan, di thin wae

Cukup menggelithik dan dicetak berulang ulang meski dengan konsep apa apadanya, tema/ judulnya nya cukup mengena dan pas.

Menawarkan jasa via bengkel apa adanya, nampaknya bratha satu ini tak kalah unik bahkan nyentrik. Berikut dalam status media sosialnya Mas David Jogja Modification Jogja ( DJM )utarakan gaya marketnya.

Dadi Tukang las tak lakoni
Dadi Tukang catt tak lakoni
Dadi tukang tambal ban tak lakoni 
   
Cah ayu nambalke tak gratisi bolong siji tak tawani tambai mboten lho kurang apek pye aku,,,
jarang to wong seapik aku motormu bocor siji tak takoni Pak buk niki bocor setunggal ajeng tambah mboten aku ora arep golek bati sedikitpun aku mek golek duit
Opo mergo kowe sugeh gek bocor siji gemang tak tambai siji nehh
Opo mergo aku wong radue ora wangun nambai bolongan ban siji neh ben dadi 2 rak aku lomo banget kan




Saya menyimpulkan cukup 2 hal saja dari gaya DJM ini yakni :
  1. Memperkenalkan apa adanya status diri/ person dengan sikon apa adanya atau Bloko Suto (jawa).
  2. Menawarkan extra job yang sama, meski mustahil. Ini cukup menarik simpatisan dan bisa ditiru dengan cara dan materi yang beda.
Ini saja kupasan dari zip production jogja karena pernah berhubungan dengan owner DJM, maka tidak salah diturunkan jadi tulisan. Workshop barunya seperti gambar berikut :










Kuda Besi Dan Kebo Bule Di Kostumfest 2016

Ada kuda besi yang sering didengar dunia otomotiv baik aliran baru atau klasik meski lebih berpihak pada klasik ( lawasan ). Dari jenis inggrisan (eropa) dengan ciri CC agak besar hingga produk lawas negri sakura (jepang). Sering mereka memakai istilah kuda besi. Ada hal yang menarik di kostumfest yang berlangsung di Jogjakarta kemarin, muncul nama kebo bule, bahkan Raja Jogja Sri Sultan Hamengkubuwono berkenan membuka hajatan besar tersebut dengan naik motor dengan panggilan kebo bule.


Ki Dalang Manteb Pernah Visit JEC

Kostumfest yang sudah masuk tahun ke 5 atau sejak tahun 2012, hadir nama yang mirip atau sejenis yakni naga lima milik builder M Yusuf Adib Musthofa yang menyabet best custom bike tahun ini. Mungkin event yang ke 5, brother satu ini milih pencantuman nama " lima ". Selengkapnya apa dan bagaimana " kebo bule " bisa disimak : DISINI


Kekuatan Slogan Di CB

Suksesnya Kostumfest 2016 tahun ini tak lepas dari acara sejenis sebelumnya. Beberapa spanduk yang terpasang di JEC kemarin sebagai tanda kuatnya kiat market yang dilakukan panitya. Dan acara sejenis makin tahun makin semarak dan selalu menarik pengunjung yang fantastis. Kemarin malam karena hujan lebat akhirnya urung untuk lihat langsung karena ada kepentingan yang urgent di Jogja. 

Bentuk Loyalitas yang Bukan Radikalis

Lain kostumfest, lain pula di CB yang segmen CC nya relativ lebih kecil. Namun massa atau penggemarnya memiliki kesamaan emosional yang unik, seragam,  akan tetapi disisi lain brotherhood yang cukup kuat saat di jalanan tak terbantahkan. Yang sudah menjajal di jalanan tentu akan rasakan entah sering atau jarang berupa salam blayer, salam blar blar atau klakson dan minimal say hello (acungan jempol ). Itu semua tak lepas sejak bergulirnya slogan penyemangat, logo seduluran dan bahasa keakraban yang akhirnya menjamur menjadi tema tema merchindise hingga menjalar ke aplikasi mesin, ini semua akibat komporisasi ( pemicu ) yang beredar di medsos dan lapangan. Singkat saja, lihat slogan atau simbol keloyalan seperti gambar diatas. Mau nambahin....? Silahkan.




Selesai Sudah 1000 Kilometer Bulan Ini

Langganan Makan Seputar Banyumanik
Beberapa waktu lalu sempat ditulis bahwa sebulan ini saya punya tugas cukup berat antara Jogja-Solo-Semarang rutin tiap pekan (mingguan). Apa itu...? yakni mengganti tugas jaga rumah kakak saya yang sedang ke tanah suci buat laksanakan ibadah haji berdua bersama pasangannya. Anaknya bisa kawal rumah Senin-Jumat, akhirnya saya kebagian hari Sabtu hingga Senin. Perlu diketahui saat manasik di asrama haji Donohudan Solo, rumah kakak saya di Semarang kebobolan oleh rampok yang ternyata pelaku adalah bekas sopir yang lama (sopir proyek) dibawah kendali kakak saya sendiri tepatnya kakak ipar.

Semoga Menjadi Haji Mabrur

Secara kasad mata/ lahiriah, kakak ipar saya cukup mudah bergaul, baik kondite/ kredibilitas, loman (dermawan), pekerja keras dan disiplin, akan tetapi ternyata itu belum cukup. Ada segudang yang dipendam sopir lamanya, entah apa dan bagaimana latar belakangnya yang jelas semua sudah selesai urusan hingga pengadilan dan kepolisian. Dengan asumsi Jogja-Solo-Semarang-Jogja sekitar 300 km lebih, jika dikalikan 4 akan ketemu 1200 km.


Nginap Di Bengkel Uus Kranggan
Alhamdulillah, dengan kepulangannya hari Rabu tangggal 7 Oktober 2016 dan sempat menjemput di asrama haji Semarang serta tulisan ini dibuat semua dalam keadaan sehat wal afiat. Terakhir adalah gaspol dari Semarang ke Solo, ini yang cukup membuat ingatan 
khusus. Sampai di Boyolali saya diikuti seseoarang hingga 2 km an dan akhirnya berhenti sampai di lampu merah orang itu berkata : Mas, Pak : Ban nya agak oleng......!.


Accident Ungaran Saat Ke Asrama Haji


Terima kasih diucapkan buat mbak Safura (afu) anak kakak saya, warkop tembalang, warung kelonthong perumahan Tembalang Sejahtera,  Mas Uus Kranggan Temanggung yang meski sakit kaki dagangan online cukup kenceng juga dan bermalam di bengkelnya sertaPak RT Bapak Wahyu ,yang tak lain kawan saya SMA di Solo. Alhamdulillah semua sudah mendukung dan membantu tugas baik langsung atau tidak, serta petani Kranggan yang sempat menemani obrolan saat mogok di kawasan perkebunan dari Kranggan menuju Bawen. Semoga kakak saya berdua menjadi Haji Mabrur, Amin dan saatnya motor diendapkan dulu biar tidak terlalu capek. Maklum ini tantangan agak berat dengan datangnya musim pancaroba serta banjir yang tiba tiba muncul.

Jelang Jamnas Selalu Jadi Berita Panas

Tak ada acara tahunan yang selalu dinanti kecuali Jambore Nasional, apapun bentuk dan wadahnya. Khusus penggemar saja atau biker CB nya langsung, jambore nasional atau Jamnas CB tahun ini akan ditempatkan di kotamendoan Purwokerto. Di kawasan ini ada customer atau builder yang mulai naik daun, meski aslinya dari Jawa Timur. Sebut saja Mas Yusuf. Punya cerita sendiri saat bareng brother satu ini menginap di rumah Noppex Lampung. Sampai malam tidak bisa tidur karena lawakan dan guyonan khas Mas Gendhut yang juga kenthal dengan bahasa Banyumasan.

persiapan masbos Setyawan CB Holic dalam pesan hari ini ( inzet )


Pas Angin & Hujan  Jamnas CBI di Bengkulu
Sejak Jamnas CB bergulir mulai dari Bandung Kiarapayung, Nganjuk, Bengkulu Pantai Panjang, Jakarta TMII, Ungaran hingga nanti di Purwokerto selalu ada info anyar, hangat baru dan panas. Sebut saja Jamnas Bengkulu pas ada kejadian angin lesus/ angin pantai 2 kali yang sempat repotkan panitya dan bikers. Meski peserta lapakers sedikit cukup membuat cerita khas, bahkan alm. Kang Ndun sengaja datang bersama keluarga. Lapaker dari ujung timur Bro Rojik pun tidak kalah semangat untuk andil.Terjauh adalah Bos Kedai Biker Lukas dari Palu. Masih pemain pemain lama dan senior di event Jamnas CBI di bumi Sumatera ini.


Jamnas CBI Jakarta MNC TV Field
Sejak Jamnas di Jakarta dan Ungaran, situasi sudah berubah total. Arena mengalami perubahan total dan perlu space yang luas. Dimaklumi karena skala nasional, semua perwakilan diharapkan tidak boleh absen sebagai uji kesetiaan sebagai perkumpulan terbesar saat ini. Di media sosial sudah terjadi perang gambar mereka mereka yang akan mendatangi Jamnas CBI. Bahkan bila yang tak sempat bawa CB nya, biasa nya karena kesibukan/ kerja rela naik pesawat hingga kapal kapal bagi yang membawa tunggangannya. Sekali kali tamu yang akan hadir kita sebut tuan semangat dan bekal diluar kebiasaan.

Purwokerto Kutho Mendoan, Jamnas Kari Nunggu Tanggalan, Tuan.


Semoga sukse acara Jamnas VII tahun 2016 tahun ini, Amin.