Ide Mengatasi Perslagh Putus

Motor CB atau jenis lain mengalami perslaagh ( kick starter ) yang sedang rusak/ putus, akan terjadi pemandangan : slagh nya semampir ( sengkleh : bahasa jawa ). Jenis kerusakan ini beda dengan jenis ini meski nampak dari luar efeknya, namun perbaikan memerlukan pekerjaan cukup besar ( dalam bodi mesin ).  Dibiarkan akan terasa risih, dan cara yang paling mudah dibuat " tali ban " yakni irisan tali berasal dari ban bekas seperti pada motor saya, sudah 1 tahun ini.  Resiko yang muncul saat tengah malam, tali ban putus karena kepanasan, akhirnya mengganjal dengan kaki agar bunyi " ther..ther...ther " tak muncul. Berapa lama anda kuat dengan sikon ini...?. Contoh pengikat yang didapatkan dari sumber : motorplus online.

Penjepit Starter Ala Motorplus Online


Kira kira setengah tahun lalu, punya ide ke tukang bubut untuk dibuatkan tali besi elastis yang bisa atasi slaagh/ starter yang semampir ( sengkleh ). Rata rata lepas tangan. Ide saya sebenarnya cukup sederhana, dasarnya adalah sebagai berikut :


  1. Tidak perlu turun mesin/ servis besar, bisa seharian atau nunggu antrian tak sebanding harga per
  2. Kendaraan perlu waktu standby seperti sedang servis
  3. Jika tools/ alat kreativ ini mudah dipakai dan awet akan jadi home industri dengan syarat biaya selisih jauh bilaman harus turun mesin
  4. Tidak menyita waktu terutama CB atau lainnya memang jadi satu satunya kendaraan anda atau keluarga anda

Gerakan Slaagh Secara Umum

Akhirnya, biarlah ada reponsiv entah plus atau negativ sengaja kita tulis persoalan ini, mengingat jika sedang menunggu orang tua yang usianya sudah sepuh, keperluannya suka mendadak. Motor harus siap sedia, paling bisa pamit jika sedang perawatan ringan. Silahkan para pembaca atau siapa saja bisa mengerjakan, akan jadi pioner disebabkan permasalahan ini menimpa pengendara motor laki ( motor lanang : bahasa jawa ).  Ide ini cukup mudah dan direalisasikan karena bahan bahan juga sangat mudah ditemukan. 

Tali Ban Di Manifold Buat Pengikat Saat Jalan

Untuk keperluan pembuatan hampir sama dengan skema diatas ( gambar awal ), mungkin ada yang kurang dan silakan diperbaiki model atau bahannya.Saya menggunakan tali pengikat muatan yang dikaitkan antara slaagh dengan tuas kopling dan alhamdulillah 1 tahun ini aman. Agar tidak bergerak saat berjalan, tali ban terikat di manifold, hehehehe......pokoknya nyaman dan tak bersuara lagi. Banyak yang mencibir, looo " tali ban " ternyata ada di motor beneran. Hahahaha, tenang saja boor....yang penting aman 86, bahagia itu sederhana masbro.


Skema Tools Sederhana Plus Rel

Kembali ke tema awal, buat yang bisa dan siapa tahu harga terjangkau, ide ini hanya coretan bisa diubah semuanya atau diganti dengan metode lainnya, syarat nya asal tidak turun mesin, wahhh....hilang dong rizki bongkar pasang. Terutama buat yang memang tak bisa ditinggal dan harus siap setia setiap saat.






Tips Membersihkan Blok Mesin Dengan Cairan Closet

Jika alasan minimal anggaran atau kantong anda, ada cara mudah dan realistis ( nyata ) serta  bisa dicoba yakni membersihkan " daki daki " atau kotoran yang kusut di blok mesin. Tujuan kita atau para kanjeng biker yang budiman agar kenampakan blok mesin bersih. Dengan memanfaatkan cairan pembersih lantai cukup menjadi bahan untuk kebersihan blok mesin anda. Saya memperoleh informasi ini tanpa sengaja saat nambah angin ( tekanan ban ) di bengkel kecil di belakang Sriwedari Solo. 

Ternyata cukup hemat dan mudah serta hasilnya bisa dibilang " cukupan ". Maklum bagi yang punya extra budget bisa langsung ke jasa crome dan hasilnya memang memuaskan. namun di saat kenaikan semua sektor barang dan jasa, tetapi ingin tampil bersih adalah sangat didambakan dalam semua hal. Cairan pembersih closet/ urinoir/ toilet dengan merek harpic ( direkomendasikan ) yang tak sampai 20 ribu perbotol nya. Caranya cukup mudah sebagai berikut :

Cairan Pembersih Lantai dan Closet
  1. Cairan tuangkan pada wadah/. media lebih kecil yang bisa untuk semprot, misal wadah minyak wangi seperlunya.
  2. Semprotkan pada bagian bagian yang terkena kerak, daki atau kotoran yang akut/ menghitam
  3. Ingin hemat bisa campur air komposisi dominan cairan pembersih, jangan sebaliknya
  4. Usai semprot bagian yang dalam sekalipun, tunggu sekitar 15 menit hingga cairan itu bekerja
  5. Usap dengan kain bersih atau kuas kecil untuk bagian bagian yang sulit dengan kain
  6. Cuci blok mesin dengan air biasa atau seperti biasa mencuci dengan air plus shampo/ sabun
  7. Sambil nunggu bisa buat ngopi, nelpon kawan atau sekedar buka media sosial 

Beda Bagian Kena Cairan &  Tidak 1 X Cuci

Mudah bukan masbro, mbakbro dan masbos sekalian. Berikut gambaran hasil yang sudah saya lakukan atas masukan Mas Joko ( sebut saja demikian ) pemilik bengkel selatan Sriwedari. Mohon bagi yang sudah lakukan seperti ini, bisa share lagi sebagai tulisan baru. Sebab ini baru saya lakukan sekali, belum ada pengulangan. Mustinya jika diulang akan memberikan hasil maksimal, hanya kasihan lantainya....?.Silakan bila ada cara lainnya dan bisa saya tulis disini, saling berbagi dengan hal hal yang hemat tapi tetap manfaat tepat.





Biker Pemalu

Biker satu ini memang ajib dan lain dari lainnya. Begitu cat motornya gores sedikit,  langsung rombak total. Saat kutanya darimana, dengan malu malu tak mau jawab. Hanya rumahnya sekitar Jogja Barat. Pemakaian tangki mengaplikasikan punya CB 200, sekok belakang dengan standar variasi, bukan bawaan honda. Velg dibiarkan dan diblow up dengan hitam pekat. Paduan warna tangki cukup menawan namun berkonsep simple setelah jadi total dan dibawa ke lapangan/ terbuka. Kalemnya hampir samadengan biker ini yang motornya dihiasi bunga merah putih.

Usai Perombakan Dan Dibawa keluar



Tidak terlalu eman eman sayang ), semua komponen part yang lama langsung dibedah dan diganti dengan dengan yang baru, maklum juragan masbro. Juragan muda. Akan tetapi ada sesuatu yang membuat saya tercengang membuat saya tercengang, ternyata saat berkendara ( riding ) brother satu  ini tak mau untuk bercepat cepat ria. Bahkan untuk kelas penunggang CB, bisa diibaratkan terlalu priyayi hehehehe apalagi ini kok ada ini kok ada istilah biker priyayi.  Kalau yang  ini suka speed tinggi. Informasi penggarap dan modifikasi motor ini, pokoknya sang juragan kelewat halus untuk kalangan biker CB. Pemakaian atau aplikasi part/ komponen, hampir  semuanya tidak masuk kategori premium. 


Kenampakan Dari Samping Atas

Tidak terlalu eman eman sayang ), semua komponen part yang lama langsung dibedah dan diganti dengan dengan yang baru, maklum juragan masbro. Juragan muda. Akan tetapi ada sesuatu yang   membuat saya tercengang, ternyata saat berkendara ( riding ) brother satu  ini tak mau untuk bercepat cepat ria. Bahkan untuk kelas penunggang CB, bisa diibaratkan terlalu priyayi hehehehe apalagi ini kok ada ini kok ada istilah biker priyayi. Informasi penggarap dan modifikasi motor ini, pokoknya sang juragan kelewat halus untuk kalangan biker CB. Pemakaian atau aplikasi part/ komponen, hampir  semuanya tidak masuk kategori premiu ( terlalu mahal )


Good Master Biker

Cara Memilih Karburator

Tadi siang mampir di bengkel TK TECH yang memang specialist untuk mofifikasi CB dalam hal kecepatan, serta iseng ngobrol dan tanya sana sini karburator apa yang cocok buat motor saya. Karena sepekan ini rasanya brebet brebet terus padahal manifold juga baru, kran baru. Jawaban adik pemilik bengkel itu cukup bagus, perbaiki karburator yang asli/ orisinil nya jika masih kondisinya bagus serta tidak rusak parah. Lalu ia memberi informasi di Jokteng ada bengkel khusus karburator milik Mas Khendar. Waah ini info teranyar dan minggu depan rencana mau ke TKP. Biar tambah ilmu atau perawatan besi berkarat. Ada contoh atau model karburator yang nempel di CB Biru Putih ini, nampaknya bisa buat sampling saja seperti gambar di bawah.

Karburator Sudah Hasil Olahan

Ada kejadian aneh dan mungkin juga menimpa bengkel kawan biker lain, saat ada konsumen mau setting karburator di TK TECH yakni jenis matik, sebut saja masbro itu malah menolak dengan alasan " tidak biasa ". Mungkin agak kecewa dan kondisi hujan, calon konsumen ngegaspoll dengan brebet brebet pula. Pekerja di bengkel ini beralasan, ia biasa setting untunk racing ( kecepatan ), bukan standar apapun jenis nya. Waduuw, apalagi ini. Ternyata masalah karburator saja memang perlu specialist dan meski sama rodanya, beda cara penanganannya. Menurut saya sih, pas agak sepi datang konsumen meski bukan CB itu juga rizki, kata kalangan medsos " rizki anak sholeh " dan ternyata masih berpegang pada konsumen loyal yakni modifikasi kecepatan ( speed ). 

Beda dengan bengkel old bike ini, tadinya khusus CB dan saudaranya, sekarang konsumen umum juga diterima dengan tenaga berbeda ( freelance atau sistem prosentase bagi hasil ).  Tentang karburator ini, kita simak bahasan blog Titox Racing Team antara lain, topik yang dipilih jenis KW :

Karbu Cb 100 Tokopedia Dari Surabaya

1. Perlu Dicermati Bungkus atau Kemasan
Di pasar terdapat beragam merk untuk satu jenis karburator. tandai saja bentuk kemasannya. kalo KW 1 pasti kemasannya istimewa, misal di bungkus oleh beberapa lapis kertas, kertas bergelembug udara hingga kemasan akhir untuk menjaga keutuhan karbunya. dikemasan terluar tertera nama OEM (original Engine Manufacture). lain halnya kalo produk lokal. ada yang di bungkus kertas saja. ada juga yang di bungkus plastik dalam dos.
2. Perlu Disesuaikan Dengan Merk Motor
Umumnya di idonesia beberapa motor seperti honda, yamaha, suzuki dan kawasaki memiliki merk karburator yang berbeda. misalkan karbu bermerk mikuni, di gunakan motor suzuki dan yamaha. lain halnya dengan merk keihin. di gunakan motor honda dan kawasaki.
3. Perlu Dicermati Fisik Utamanya
Seluruh karbu ber KW 1 pastipunya ciri fisik utama, antara lain merk berembos keihin atau mikuni. lain halnya dengan KW lokal yang hanya memakai embos seakan karbu tersebut orsi bikinan jepang. selain embos karbu KW 1 juga di lengkapi nomer seri menyerupai bentuk nomer mesin
4. Perlu Dicermati Warna Dan Berat Karbu
Karbu KW 1 memiliki warna lebih gelap lain halnya dengan karbu KW lokal. karbu jenis ini lebih mengutamakan tampilan bersih dan berwarna terang. selain itu juga bobot karbu KW 1 memiliki bobot lebih ringan dibanding karbu KW lokal, hal ini disebabkan karen pemilihan pemilihan bahan almunium lebih bagus di banding karbu KW lokal. 
5. Perlu Dicermati bagian Dalam
Sebelumnya periksa dulu kelengkapan karbu, seperti karet, tutup skep dan karet pelindung lubang baut skep atas. selanjutnya perhatikan satu persatu komponen dalam karbunya. karbu KW 1 baik jarum dan skepnya dilengkapi nome seri.
6. Perlu Dicermati Harganya
Karena jaminan kualitasnya, harga karbu KW 1 tentu lebih mahal antara 400rb hingga 900rb. lain halnya dengan KW lokal antara 50rb hingga 200 rb dan harga sekarang bisa 300 rb an. 
Tentang karburator ini, ada cerita aneh bin ajaib dari rekan rekan yang hadir acara Sukoharjo beberapa waktu lalu, katanya ada 3 motor ( baca CB ) hilang karburatornya. Loo kok bisa padahal malam hari dan gelap khan...? Inilah dilema antara acara dan faktor keamanan pengunjung meski ini diluar bahasan karburator namun jika benar kejadian, sungguh disayangkan.






Garansi Service Usai Ganti Manifold

Bagi yang paham dan biasa mengoprek motor sendiri, seeprti yang ada di koleksi astina knalpot seberat masalah apapun bisa ditangani sendiri. Atau yang sudah mahir bisa pinjam kunci pass di bengkel atau sudah siap dengan kunci sendiri. Lin dengan yang belum banyak pengetahuan dan bermain hal ikhwal  ( baca motor lawas ), justru persoalan datang alamat akan hadir pengetahuan baru. Setelah merasakan speed yang agak cepat kira kira 2 minggu lalu, ternyata apa problem baru yakni sekitar karburasi yang ada di tunggangan saya. Basic nya GL berkaburasi megapro, ternyata ada beberapa hal yang perlu disesuaikan dan persoalan sendiri saat membuka ( space yang agak sempit ). Bermula dari masukan kawan sesama pengguna CB, manifold kepunyaan saya sudah aus, perlu ganti apalagi seperti bergetar saat mesin hidup.

Tali Ban dan Manifold Berpelapis Hitam

Ngopeni CB Ojo Sambat Wae, demikian slogan atau kata kata yang muncul di merchandise/ kaos bagkan stiker memang tak salah lagi. Ada berbagai macam problem bisa mingguan, harian atau bulanan. Seperti yang saya alami usai problem rangka belakang pada bulan lalu. Kini hadir lagi tamu, hehehehe......saya sebut tamu karena akan keluar dana dan penerima dana ( barokah masalah ) yakni karburasi yang mulai ngadat posisi manifold yang aus ( bengkak ). Atas saran kawan tadi akhirnya saya cari bengkel yang tidak biasa ( cari pandangan baru ) dekat BCA Jalan Godean dan manajemen toko ini lain dengan lainnya. Part/ Onderdil masuk toko, sedang jasa servis langsung ke tukang/ tenaga yang bersangkuta dan langsung saya cari part itu dan akhirnya dapat juga, bedanya dengan yang awal : bahan dasar metal, yang sudah terpasang dilapisi karet hitam. Apa pengaruhnya...? silakan kawan bahas.

Ganti Manifold Jangan Lupakan Ini ( kran )
Konsumen di bengkel dekat kantor bank itu cukup banyak juga, mungkin aturan tenaga lepas sebagai prestasi ( freelance ) menjadikan value sendiri, saya sendiri pernah jadi tenaga freelance untuk konsultan dan agar eksis memang perlu kredibilitas tinggi. Namun ada buruknya, bila pekerjaan banyak bisa akan serampangan. Ini yang mungkin menimpa tukang servis tadi karena banyak yang antri hingga usai pemasangan tidak sempat cek dan ricek atau testing dulu, dan saya sebagai konsumen tidak sampai kesitu. Asal bisa nyala, gass saja. 3 hari kemudian setelah saya pacu kencang ke Solo, ternyata bautnya ada yang kendor hingga efeknya kemana mana. Berbekal sekedar mengencangkan tanpa pengetahuan yang cukup akhirnya saya kencangkan sendiri baut baut. Dan ternyata......tetap masalah karena bukan ahlinya yang jelas, hehehehe, ngaku dan jujur lebih baik.

Sing penting gass.....ini juga slogan kawakan di dunia CB, dan saya coba lintas balik dari Solo ke Jogja dengan kondisi tadi yakni pikir nya hanya di manifold saja. Sampai Klaten dekat masjid Al Aqsho, brebet brebt berat dan tak bisa meneruskan perjalanan dan akhirnya memang kendor lagi manifold nya. Kunci pss L ternyata hilang, waduuuw......biker apalagi ni, hilang kunci tidak tahu. Akhirnya atas saran bakul wedangan tempat singgah, disarankan jalan ( gass ) ke Jogja dengan dicoke, gass lumpsum saja. Waduuw.....berapa jam nanti sampainya.

Sabar Dhee Ngopeni Cebe......laa ini apalagi, judul kaos pernah moncer di pasaran biker CB akhirnya saya dituntut untuk sabar, meski hujan sedang turun. Akhirnya keep safety perlu dijalankan, dengan coke dan laju hanya bisa dengan lambat lambat meski sampai traffic light kadang mesin mati. Alhamdulillah sampai gamping atau studio jam 21.30 an malam. hampir 1,5 jam dari klaten ke Jogja, alamaaak.....!!


Bengkel Pak Handoko Langganan anak UMY
Brebet brebet asal selamet, ini lagi dia dan paginya, baru 100 meter sudah macet lagi berarti efek dan pengaruh manifold cukup besar. Akan dibawa ke bengkel dekat bank jadi pesimis, baru 100 m saja sudah OFF sedang bengkel yang pasang manifold  1 km an lebih. Yahh, sudahlah akhirnya memilih bengkel Pak Handoko Gamping yang biasa buat servis kecil, resikonya ada memang karena Pak handoko kerja sendirian, alias waktu buat cek dan ricek juga sering diabaikan karena ditunggu para pengantri yang rata rata relativ mau menunggu dan Pak Handoko meminta kran bensin perlu ganti juga ( kok tidak kemarin kemarin yaa saat ganti manifold ). Bagaimana dengan pengalaman anda...? Ternyata memang perlu dan mengusahakan minta " garansi servis usai ganti manifold " dan sebaiknya untuk sehari hari dulu, jangan buat keluar kota. Berapa lama waktu buat testing manifold ini, masing masing punya cara sendiri. Tapi yang jelas malam jumat nanti, buat ke Solo lagi tentunya.




Kisah Pribadi Di Kalanganr Biker

Di kalangan komunitas, penggemar, biker biker CB yang menghiasi media sosial hampir tiap hari ada sebuah atau status yang unik. Mulai jualan yang tersamar hingga apa adanya, sapaan yang menggelitik, debat yang tiada ujung pangkal hingga pembelian nyata atau bahkan komplain antar personil dengan personil hingga bahasan sebuah grup yang umumnya anggota ( member nya ) nama nama yang sama. Yang lain dari yang lain, yakni pengalaman pribadi yang sebenarnya amat personal akan tetapi keluar juga di sebuah pesan dan dibaca banyak kalangan. 

Semua syah syah dan wajar saja selama itu masih membangunkan rasa spirit melestarikan CB sebagai unit kendaraan atau sekedar masih konsep ( akan dibangun ), Ini sekedar contoh yang sudah dimintakan ijin yang bersangkutan isinya demikian ( dari kawan Jarot Vangonel Adi Wibowo ) seperti aslinya. Tidak perlu membaca curahan kalimat ini dengan kontekstual, atau tajam meskipun kisah nya terlampau panjang buat cerita, cukup dengan bahasa persahabatan apalagi disambi dengan ngopi bareng, akan terasa benar sentuhan dan rangkaian kata demi kata.


Nampakan Indah Fengan Motornya

Dulu Aku Pakai Motor supra, bisa mengantarku ke tujuan yg aku inginkan,meski belum paham dari motor itu aku berusaha menjaganya 
Sekarang Aku Memilih CB sebagai kendaraanku..
Karena aku merasa nyaman dengan CeBe
Aku tidak menganggap motorku yang lama itu motor Jelek, Motor yang tidak memenuhi keinginanku.
Aku tetap bersyukur dan berterima kasih, karena motor lama itu aku menemukan motor yang baru, motor yang memberikan rasa nyaman.. 
Kesimpulannya semua adalah alat untuk mengantarkan sampai ke tujuan kita..
Jika sudah punya motor baru, janganlah menghina, merendahkan motor yang lama..
Tinggal Seberapa besar pemahaman kita dengan motor yang baru itu
Menjaga, merawat dan mempergukan sebagai mana layaknya 
Jika masih bertahan dengan motor yang lama, jangan menghina dan merendahkan motor yang lainya..

Dan jangan lupa 
Pergunakanlah alat keselamatan yang telah dianjurkan dalam mengendarainya..
Semoga Selamat Sampai Tujuan


Mas Jarot 







Komunitas CB Peduli itu Diawali KCBI

Menginjak tulisan di nomor urut 60,  ini karena angka agak istimewa. Topik yang diangkat berangkat dari kalangan biker biker CB yang misi dan visinya hampir sama ( touring ) sambil aktivitas sosial dan dirintis kurang lebih 5 tahun lalu yang di awal awal kepanjangan KCBI melibatkan pendapat atau masukan secara umum. Setelah penantian panjang akhirnya disepakati aklamasi KCBI : Komunitas CB Internet.

Ketua K.CB.I Sebelah Kiri Wak Brenk

Beragam program dan kegiatan disosialisasikan baik media sosial yang murah meriah hingga temnus media nyata ( koran, majalah ). Secara umum target, perencanaan, pelaksanaan dan perekrutan anggota yang tidak kaku ( rigid ) bahkan siap korban jiwa, raga, biaya namun dengan semangat sosial buat sesama, makin tambah waktu makin dewasa.


Tema Singkat Tepat Padat

Berangkat dari sudut kota Pasuruan Jawa Timur, saudara Ainul Hakim seorang guru merajut ide, visi, misi, olah kegiatan yamg bermanfaat untuk jangka panjang. Awal awal nya selalu hadir di acara dan seingat saya selalu mengambil tempat yang pojok atau istilah anak muda mojok, lalu terjadilah. Ini yang selalu masuk memory saat acara CB di Jombang, Klaten, Bojonegoro dan Purwodadi dan Bondowoso. Acara CB atau event CB tetaplah acara CB yang teragenda rutin dan melingkupi berbagai kota baik lokal, regional hingga nasional.


Wak Brenk Paketu KCBI Diantara Kolega 

Menapak setahap demi tahap akhirnya K.CB.I sudah tampil dengan percaya diri yakni diakte notariskan, agar ke depan aktivitas dan material yang terhimpun syah dan legal karena negara kita memang mensyaratkan demikian apabila berkaitan dengan khalayak meski sesama penggemar/ hobi yang specifik ( tertentu ). Dukungan, support dan publikasi sudah dilakukan via media sosial semacam facebook, blog hingga profile ( seperti perusahaan pada umumnya ) yakni yayasan kcbi peduli, sebagai media yang komunikatif.

Riding Toring and Social Action
Penggalian dana pun seperti umumnya yayasan yakni dari donasi, penjualan merchandise, sukarela, serta penjualan part/ onderdil denga cara lelang terbuka. Mengingat CB masih menempel di komunitas ini, secara otomatis masih dominan dengan penggemar atau biker biker CB di Indonesia serta dari luar negri. Dengan bertambahnya beberapa cabang dan relawan yang terlibat dan bermanfaat, semoga menjadikan amalan yang bisa dinikmati masyarakat luas baik : santunan, pembiayaan sekolah, panti asuhan, pendirian tempat ibadah, bedah rumah, acara temporer saat bulan suci ramadhan, donor darah  dll. Dengan motto atau slogan : " Hilangkat Sekat, Kita Semua Sahabat " menjadikan dapur pacu yang bebas melintas tiada batas untuk sosial kemasyarakatan. Semoga makin besar ke depannya dan bagi wilayah yang belum ada, tak ada salahnya bergabung melengkapi kegiatan sosialnya sambil wisata ria lintas desa ke desa yang memang harus menjadi keakraban biker dan motornya ( CB ).




Sentering & Settepping Solusi Malam Itu

Karena lama tak kunjungi mertuwa ( ibu saya di Solo ), sang istri berencak kemalangaana pergi ke Solo dan nanti pulangnya ke Jogja sambil touring pendek malam hari. Touring panjang pernah dilakukan di Malang ( pantai ngliyep ) saat acara CB di kota itu. Ini termasuk panjang karena sambil silaturahim keluarga besar di Blitar. Toring kedua yakni mengawali perjalanan 1000 km meski dengan 3 kota sama ( Jogja-Solo-Semarang-Jogja ) 4X tiap minggu. Niat baik, persiapan baik, di lapangan ? harapannya juga demikian dan lapangan tidak akan pernah berbohong ( reality never never lie ).

Touring De Malang East Java
Usai pembersihan tanki bahan bakar minyak/ tank cleaning ternyata ada masalah di kran dan karena terburu waktu dibiarkan dulu sekedar pengencangan. Ternyata masih berbuntut panjang, mesin cepat panas dan tentu tak ada kaitan dengan tanki. Hanya dalam hati memang belum sreg ( puas ) dikarenakan belum ada waktu untuk repair ( perbaikan lagi ), CB tetap dan terpaksa tetap dipakai di perjalanan. Kemungkinan yang tak bisa diduga adalah kebocoran meski cukup kecil. Namun terkadang inilah seninya, motor klasik identik dengan netes  atau rembes entah oli atau BBM, sebagian saja bangga dengan ini sebagai ciri khas. Ada hal yang menggembirakan yakni speed cukup bertambah, atau tambah kencang lajunya.


Sentering Dan manifold Yang Telah Rusak

 Ada yang kelupaan dan bisa jadi akan muncul nantinya, ternyata tidak meleset yakni manifold yang mulai cacat yang ditandai ada semacam getaran. Dan akhirnya baru jalan sekitar 20 km mengharuskan untuk berhenti, namun alhamdulillah malah temu biker pitung ( C70 ) dari Purwodadi dan saat ditanyakan apa kenal Panji Series, ternyata cukup kenal.  Akhirnya terus riding atau touring santai  dengan hujan cukup deras dan rupanya apes ( sial ) menimpa lagi. tau tau macet tanpa kompromi. Karena gelap, pikiran saya mungkin hanya panas. Test selang BBM jalan, tanki digoyang juga ada suara cairan. Setelah slagh berkali kali tak ON juga, jalan sebentar ke depan temu " warung bakmi " dan disitulah rest sebentar sambil tanya SPBU terdekat jika memang BBM habis.


Temu Biker C70 - Pitung Purwodadi
 Akhirnya HP dimainkan sentering nya ( lampu penerang ), fasilitas yang ada di HP dengan batteray sudah low tidak mengapa, mendadak ada bapak setengah umur rupanya mau nolong sambil cek sana cek sini. Busi dan aliran BBM kondisi ON semua. Lalu bapak itu dengan menyalakan senter lebih tajam lagi akhirnya bilang : BBM nya kurang dari standard limit....! Meski Isi BBM, jika standard sangat limit atau minim sekali tenaga tak akan jalan. Rupanya seperti tukang bengkel professional dan usai kembalikan posisi, saya disettep ( didorong ) dan cukup kenceng pula jalannya, maklum agak sepi. Dan kurang lebih 1 km temu SPBU. Usai pengisian sambil nunggu adhem sekitar 5 menit, langsung slaagh langsung ON alias Hidup dengan lancar.....!.

Contoh Setepping atau Dorong Motor
 
Sekarang tambah pengetahuan baru, standard limit BBM jangan terlalu minim, minim ada stok/ isian : 20 persen dari tanki. Dengan demikian finish lah problem malam yang hampir larut dengan kata lain " Sentering dan Setepping Solusi Malam Itu " Sedangkan penggantian manifold saya lakukan esoknya meski agak brebet brebe juga jalannya. Dan tulisan ini berkaitan dengan problem lapangan seminggu sebelumnya. Bedanya ini terjadi saat dari Solo dengan tujuan Jogja. SeteHP nya.lah semua kondisi laik, sempatkan menikmati warung bakmi sebelum Prambanan, nikmat sekali rasanya dan keringat cukup banyak meski malam hari. Hanya sayang, belum sempat menanyakan nama bapak dewa penolong dan kontak HP nya.

i


1 Postingan Saja Minggu Ini

Biasa 3 sampai 4 posting artikel tiap pekan, namun minggu ini belum bisa posting karena kondisi ibunda yang menurun. Fokus ke beliau dulu meski ide memposting tetap ada. Seperti tulisan sebelumnya tentang baut yang lepas


Lalu ide yang ada itu masih tersimpan, karena belum lengkap bahannya, apa itu ? Tutup atau cover spedoometer lepas dua duanya, woooow...kok bisa ? Hanya belum asempat urus, nanti akan muncul juga. Sepekan sekali atau tiap jumat selalu dan insya Alloh visit dan luangkan waktu buat Ibu yang sejak Jumat siang kurang nafsu makannya. Sudah hampir 4 tahun menemani ibunda, bilamana makan kurang selera, ada yang musti tak sehat ( batin saya) dan benar hingga detik ini masih terasa lemah. Inilah yang membuat sementara hingga pekan ini  kehabisan waktu blogging.




Sejak saya usia 1_2 tahun tidak pernah saksikan baik ayahanda dikarenakan wafat di jombang lalu makamnya pun disana. Dan pembaca yang budiman tentu bisa rasakan bagaimana punya 1 ortu hanya satu. Yang jelas bunda yang melahirkan kita, anda, mereka, jasanya tak akan pernah kita gantikan misal dengan tebusan apapun. Selagi masih hidup misal hanya ibu atau ayah saja, jadikan berbakti itu seperi hobi  atau amalan besar dengan senang dan santai, insya Alloh its gonna be alright dan efek positiv nya luar biasa.




Bahagia Itu Sederhana Yakni Tutup Sein

Diharap kanjeng biker dan pembaca tidak bernavigasi ke video dahulu, kenapa...? bisa salah paham atau persepsi, istilah yang lagi ramai saat ini nih. Ada sekelumit alur cerita  hingga saya membuat klip mini dan sederhana. Sebab saking terkesannya dengan kalangan yang selama ini dianggap biasa, yakni profesi yang kadang diingat saat diperlukan saja, tukang parkir ( parking man ). Dan ternyata meski agak aneh bisa membuat bahagia. Kebahagiaan memang beragam tergantung cara seseorang merasakan dan merumuskannya, sebagai penulis baru blog ( blogger ), tulisan kemarin tentang acara CB knalpot kembar dan saudara klasiknya bisa buat kami bahagia karena dikunjungi banyak pembaca. Naah, yang ini memang bahagia dalam arti khusus. Tema saat ini yang sederhana saja diangkat sebagai topik melibatkan kalangan kebanyakan dipasar umum, bisa dilakukan siapa saja.


Yang Butuh Hanya Sisi Kanan

Jumat dinihari kemarin, sekitar jam 02.00 dinihari siap siap ke Solo, karena sebelum shubuh harus sampai rumah Ibu, terpaksa gaspol agak dipercepat. Speedometer sedang trouble asal lossgas saja. Ternyata mesin panas tiap 15 km ( lebih kurang ) dan mati sendiri brebet brebet. Semangat tetap menyala, kecepatan tambah lagi entah berapa, yang penting ambil jalur kanan terus meski hujan meliputi dinihari itu dan ngopi di klaten. Tepat sebelum shubuh sampai di Solo. Ternyata habis shubuh nampak part pada lepas diantaranya : baut baut saddle, tutup sein ( reteng ) lepas bagian kanan, alhamdulillah yang penting aman 86. Kenapa musti subuh harus sampai ? karena ada kegiatan yang saya kelola dan jalan 4 tahun ini, sayang amalan bagus jika dilewatkan, buat Tabakhir (Tabungan Hari Akhir ).

Contoh Sein Berharga Premium


Sorenya habis Ashar, sengaja cari jam agak pendek buat cari cari part di klithikan Silir/ sekarang pasar Notohardjo. Dipilih sore umumnya pedagang, sedikit agak lunak negonya. Alhasil dapatlah tutup sein, yang masih terpasang di Yamaha 75. Persoalannya bapak penjual tidak mau jika 1 buah saja bila dicopot dan dibeli, akhirnya okey lah kata saya. Lumayan buat cadangan. Penjual itu sudah masuk usia tua, tawar menawar tipis saja. Saat pasang tutup sein kanan, ada gurauan ringan muncul dari bapak sebelah, sijine kanggo ngopi yo iso Om.....!


Jajanan Khas Biker Klasik  Non Kuliner

Usai sholat ashar, bermaksud mau repair jok di Brewok Motor dekat masjid pasar. Jok kropos bagian dasar yang ternyata baseplate yang mau saya beli sudah pesanan orang yang akan bangun CB Dream dan sudah beri DP ( downpayment/ uang muka ), kandas sudah akhirnya niyat ganti atau  pesan jok. Hebatnya pelayanan konsumen dilakukan ibu yang mungkin anaknya sudah besar besar, ini dia Kartini di dunia besi yang cukup paham elayani konsumen, saya cukup ambil gass kontan saja buat spare/ cadangan karena sudah kurang nyaman. Esoknya penasaran dengan ungkapan bapak lainnya yang ternyata usai kerjaan parkirnya dan mau istirahat karena waktu Ashar tiba. Dalam benak saya, ungkapan  itu sederhana & ada ide saya dikaitkan dengan lagu love nya The Mercys

Namanya Brewok Motor Pelayannya Ibu Ibu
Bagi yang tidak suka dengan klip atau mini video ini is okey namanya juga insidential expression ( ekspresi dadakan ), yang sekedar buat hiburan is okey juga tanpa alat yang canggih cukup HP kelas menengah serta bukan kelasnya viral video Om Telolet Om. Jika ada masukan dan kritik inilah yang kita harapkan. Yang penting ungkapan bapak itu sederhana cukup bisa buat bahagia, tutup sein buat ngopi saja. Mungkin bapak parkir itu paham karakter anak anak atau orang yang belanja untuk onderdil klasikkan dan Bahagia itu Sederhana Yakni dari Tutup Sein sudah cukup. Sebelumnya tidak terpikir sama sekali untuk menuliskan dan jadi demikian, yahh........Saat Di Jalanan Ada Banyak Kenangan.