Selasa, 06 Juni 2017

Blok Mesin Mengkilap Dengan Cairan Hemat

Pagi sesudah kuliah shubuh mencoba ke klithikan banjarsari Solo untuk cari leathercase HP lumayan disana umumnya murah meriah dan kadang cukup bagus bila beruntung, namanya juga barang bekas apa adanya dan biasanya masyarakat dengan menyebut (klithikan). Tak sengaja lihat bapak usia sekitar 60 an jual cairan buat kinclong blok atau media besi khususnya motor atau sembarang asal berbahan baku sama. Langsung coba di beghel motor saya, dan lumayan juga. Yang berkarat bisa luluh seketika meski belum bersih. Sayangnya, setelah ambil gambar keburu pulang ada panggilan pulang. Jadi kutulis ini belum cek dan ricek minyak atau cairan yang akhirnya ketahuan bermerek GS, produk lokal katanya berbahan baku impor. Sempat digoreskan pada beberapa batang besi dan memang nampak manjur saat itu. Mudah mudahan pekan depan bisa temu bapak penjual itu untuk test total, saking penasarannya. 
 
Cairan GS Sudah Kebeli Lupa Bawa 

Jika ini manjur, sepertinya akan jadi obat mujarab alternatif disamping chrome atau yang dibawah lagi. Pernah saya coba ke jasa kualitas di bawah krome di bilangan baki, untuk blok mesin ditarik biaya sekitar 150-200 ribu tergantung tingkat kesulitannya. Yakni tergantung kondisi kerak, teyeng blok yang akan di spet. Syaratnya bongkar sendiri dan barang dibawa ke tukang jasa spet itu tinggal blok saja. Dan memang banyak yang menitipkan blok mesin di rumah itu, kebanyakan memang berjenis GL dan CB serta milik para bakul/ pedagang. Sedangkan untuk hasil maksimal memang cara krome belum ada tandingnya, namun agak cukup merogoh kocek, minimal menyiapkan anggaran untuk itu dan bisa mencapai 1 juta lebih. Bisik bisik tetangga minim 2 juta untuk totalitas motor baik yag part kecil hingga yang besar, semuanya dijamin mengkilap.

Sang Bapak Penjual Cairan GS

Mengkilap memang idaman setiap pemilik dan biker apapaun terlebih biker CB yang memang terkenal suka berulah dalam arti postiv, yakni bagaimana performa meski jadul tetap terkondisikan mengkilap. Yang pernah ditulis blog ini dan sempat dishare tentang pemanfaatan cairan kloset untuk membersihkan blog dan kebetulan saya coba sendiri. namun cairan GS atau produk mini lokal ini tampaknya agak bernilai lebih, sebab display ala kadarnya sang bapak patuh baya ini menunjukkan hasil kerja nyata cairan/ minyak GS dan ternyata dibuat oleh home industri lokal. Tunggu saja ya masbro dan masbos sekalian, maklum lah sekarang masih di Jogja dan pekan depan insya Alloh sudah di Solo lagi.

Related Posts:

  • Sering Lupa MK Akhirnya Dapat MK Yang Baru Eiiith..........nama MK sedang hangat hangat nya braath. Namun ini bukan persidangan Mahkamah Konstitusi (MK) yang berat dan menyita banyak pemirsa. MK ini versi blogging motorist saja yakni Menaruh Kunci (MK), hehehehe. La… Read More
  • GANTI OLI MESIN JANGAN GUNAKAN SEMPROTAN KOMPRESOR Pernah kah anda ganti oli mesin dengan pembersihan di blok mesin bawah disemprot dengan kompresor ?. Woooo......sudah sering masbos dan juragan juragan, kata sebagian konsumen yang sedang ganti oli. Termasuk saya pribadi. Na… Read More
  • Tips Melindungi Motor CB Dari Serangan Hujan Datanglah musim hujan menjelang penghujung November 2017. Segera ambil tindakan untuk melindungi motor CB kesayangan anda. Musim hujan kali ini cukup menandakan keadaan yang ekstrim yakni hujan dengan volume dan debit air y… Read More
  • Rantai Berisik Dari Dalam Dari dalam muncul suara theer....theerr, plus slagh berkali kali tak hidup mesinnya. Coba ahh....barangkali rantai kamrat yang mulai aus. Bener dah....apa seh pengaruhnya bila rantai ini overdosis, ehh....oversize ? Ni yang … Read More
  • Kenapa Kunci Kontak CB Suka Ditinggal Entah kebetulan atau kesengajaan, yang sering dijumpai kalangan biker CB suka meninggalkan kunci kontak di motor nya bila sedang parkir. Ini bisa benar juga bisa salah. Namun memang sudah menjadi kenyataan di lapangan baik … Read More

1 comments:

bagi pengalaman mengatakan...

ditunggu hingga sejak Jumat hingga hari ini / minggu , sang pedagang belum muncul. Kata tetangga sebelah lapak, memang tak selalu @hari di banjarsari