• CB Project Pipeline Bojonegoro

    kenangan tiada batas saat pernah mengerjakan job ini

  • kangndun in memoriam

    gajah mati tinggalkan gading - maestro tiada tinggalkan jasa untuk CB nusantara

  • bumi sumatra jadi saksi

    ketangguhan lahir karena ketekunan yang selalu diasah bukan warisan - mister CB blogger

  • ibukota jakarta juga saksi sejarah

    ribuan CB seantero nusantara dalam jamnas di lapangan MNC TV

  • bersama KCBI Peduli

    siapa bilang biker tidak bisa peduli ? KCBI lah jawabannya....!!

Saturday, November 23, 2019

Dinamika Organisasi CB Indonesia


Meski bukan anggota secara langsung, dinamika organisasi yang menampung para biker biker CB Nusantara selalu jadi pembicaraan hangat, sehangat minum  atau teh sore ini. Seperti badan kemasukan alergi gatal, makin digaruk makin gatal namun enak dirasakan padahal itu sebenarnya bisa jadi penyakit kambuhan. Ada yang sudah memakluminya sebagai badan/ lembaga penuh dinamika dari penilaian miring, netral hingga memang bisa dibanggakan karena sudah menyelenggarakan beberapa kali jambore nasional bahkan sudah eksis acara acara CB di luar Jawa terutama yang sudah stabil di pulau kalimantan (borneo).

setia dengan tipe dream nya
Sore ini ada sebah unggahan kalimat cukup pedas dari biker sekaligus anggota tentara nasional, meski sebenarnya susunan kalimatnya ala selera sendiri. Akan tetapi jika dimaknai dalam, itu ungkapan rasa sesal sekaligus kejenuhan yang bangkit bak harimau bangun dari tidur lama. Model atau tipikal demikian itu biasa dalam komunitas CB Indonesia, hehehehehe.....karena aneka tipikal berkumpul jadi satu, sementara seleranya berjuta rasa. 2 dari 3 orang saja karakternya sudah kontras, apalagi ribuan anggota se nusantara, belum lagi selera tunggangannya.

passion atau status yang sangat eksentrik

Memang gampang gampang susah mengelola anggota tersebar berbagai kota meski dengan kegemaran (hobi) sama. Beda persepsi, mengakibatkan aneka responsivitas yang berbeda pula. Yang jelas jasa jasa para pendiri itu tak ternilai harganya. Berkat acara CB atau even CB banyak : terangkat nama produk hand made nya (kami pun beberapa waktu dikenal di kalangan CBI dengan produk kaosmotorklasik). Belum lagi para even organiser yang terlibat, stand atau lapak yang mensupport hingga para pedagang musiman (even an istilahnya). Dengan ribuan tamu serta rata rata siap touring adalah potensial yang handal.

Namanya pengurus entah daerah atau pusat hingga sekelas klub lokal, sudah cukup banyak : waktu, dana, hingga tenaga agar eksistensi yang diwadahinya establish (eksis). Akan tetapi sepanjang perjalanan, banyak juga yang splite (pecah) akibat beda misi dan visi. Untuk CB Indonesia, alhamdulillah masih solid. Sedang dinamika, perubahan, serta efek samping yang terjadi baik positif atau negatif sudah jamak lumrah, dan rata rata para sesepuh dan pengurus maklum adanya. Ibarat pondok pesantren, meski tanpa kyai karena figurnya sudah tiada atau meninggal, dengan Gus Gus pun cukup untuk hidup dan dihidupkan. Tidak mati suri serta dinamika bagaimanapun efeknya, sesuatu yang sunnatulloh (pasti adanya). Dengan demikian, spirit para petinggi dan pengurusnya yang lokal, regional hingga pusat tetap sabar namun pasti tetap akan dapat dukungan banyak biker biker yang masih rindu gaspol dan touring.

Insya Alloh




Saturday, November 16, 2019

Mengagumi Karya Hebat CB 200

Suatu ketika main ke seorang teman di Jogjakarta di bilangan Tamansiswa, beliaunya adalah kakak kelas SMA di Solo. Usai sholat dhuhur, agak terperanjat dengan pemandangan koleksi tetangganya yang lumayan tajir braath.......ada CB 200, CB 175 dan bongkahan mesin klasik entah : jawa, atau matchless atau lain lainnya. Yang kuperhatikan ke sudut pandangan pada CB 200 nya yang masih thokcer dan jreng. Yang 175 saja sudah bagus meski agak brebet brebet, namun nampaknya siap cek ricek dikit dan siap lempar ke pasaran. Kejadian itu masih tinggal di Gamping Jogja. Tipe 200 tentu lebih ajib lagi, dengan performa legendaris yakni sebutan 200.

anak bapak tampil akrab di twin motor

Semarak saat diadakannya acara twin motor di hotel yang terletak di jalan rajiman Solo. Khusus yang jenis CB 200 kuperhatikan one by one, dan memang rata rata perawatan serta maintenance sang owner cukup membuat kagum karena masih tetaten dan rajinnya motor peninggalan atau yang dapat karena pembelian. Pada tulisan ini tidak dibahas detail tentang CB 200 dari sisi teknis, namun ide nulis ini muncul dengan ringan dan selintas saja. Sehingga kami ambil sumber berdasarkan data yang ada (you tube CB 200) dan karena siang tadi melintas seputar Solo selatan, saat lampu merah (bangjo) bersamaan dengan biker membawa CB 200 warna merah. Meski sudah tidak lengkap, namun masih layak dan jreng buat ngegas.



Apapun seleranya, dengan berkendara CB 200 akan tampil maikin pede dan serasa elegan manakala dengan kapasitas standar saja sudah cukup sekali. Dari kejauhan sudah menjadikan perhatian sendiri. Dengan penampilan knalpot yang standar, tidak menjadikan telinga berisik terganggu. Pernah mencoba sekali saja, dengan tarikan biasa memang membuat pendendara bak raja jalanan sementara, walaupun sebentar namun tetap biin tegar. Sedikit cercahan pengalaman dengan CB 200 ini membuat ide nulis Mengagumi Karya Hebat CB 200. Bagi yang masih memiliki jenis honda CB 200 ini, sebaiknya kuatkan iman saja agar masih di tangan anda, jangan mudah tergiur fluktuasi twin motor yang memang menggiurkan kenaikan harga pasca pemilihan langsung (pemilu) ini. Walau ekonomi secara umum stagnan, pemilik twin motor tetap bisa berdeposito dengan jenis motor ini.






Tuesday, November 12, 2019

Ustadz Abdussomad Naik Motor Gede

Pagi ini karena beberapa hari gangguan internet, tak bisa posting via notebook....., hehehehe.....!! Tenang brother biker, ada kenampakan menarik yakni ustadz abdussomad naik motor gede di daerah Simpang Tanjung Alam Bukittinggi Sumatera yang diposting sdri Sri Rizki dari CB Depok Club (CBDC). Menambah koleksi beberapa ustadz yang memang akrab dengan moge (motor gede). Sebut saja alm. ustdz Jefri Al Bukhory yang kebetulan wafat dengan moge 600 CC nya dari jenis Kawasaki Ninja. Aa' Gym yang suka dengan moge china dalam beberapa pose waktu dulu. Ada juga Kyai Syarif Hidayatullah Sragen yang ingin disapa dengan Kyai Royal Enfield. Belakangan ada kelompok yang konsentrasi kegiatan sholat shubuh bersama dan sempat dituliskan disini yang rata rata semangat belajar agama (baca islam) dengan intensif tanpa meninggalkan kegemarannya.

mencoba CC 1000 lebih

Kenapa ustadz lebih mood dan passion dengan motor gede ?. Tak pelak lagi, urusan naik boleh mewah jika sedang tugas adalah hal biasa bagi mereka (seperti UAS) yang dikenal kokoh dan kenthal dalam berprinsip yang konon datuknya pun seorang ulama besar di kampung halamannya. Naik mobil kenampakannya tertutup dan terkadang terkesan individualis, nama lain atau antagonis nya arogan. Kalo arogan untuk yang negativ sedang individualis masih halus daripada egois, hehehehe......silakan komplain bila tak setuju. Sekelas UAS memang tak asing dengan namanya kendaraan apapun bentuknya apalagi wawasannya dengan ajaran islam yang banyak disebut baik dalam Quran atau hadist Nabi Muhammad SAW baik dengan : An'am, Ba'iir (unta besar), Ibil (unta standard), Khimar (keledai), Faros, Khoil (kuda) dll. Bahkan keterangan dalam ayat : barang siapa beramal baik dengan seberat atom (dzarroh), sebagian ahli tafsir memberikan info dengan kebaikan itu dengan : kendaraan, yakni kuda. Beramal baik dengan kuda, untuk zaman now bisa diartikan dengan berbagai sarana kendaraan.

riding in the road tanjung alam with UAS

Yang dahsyat adalah kendaraan saat naik dari dunia ke langit momen isro' mi'roj (dari syam palestina ke langit 1 hingga langit 7 hingga sidratyl muntaha) nabi Muhammad SAW disaranai dengan bouroq (besarnya diatas khimar dan lebih kecil dari kuda). Sehingga UAS pun saat naik moge, lalu bila beliau menjelaskan makna kendaraan, insya Alloh tak akan jauh seperti itu. Dan ini sering disampaikan beberapa ustadz lain dalam pencerahan umat nya yang sedang mendengarkan. Di Aceh UAS sempat diberikan sarana cukup mewah dengan roda empat hampir sama dengan Alphard, yakni jenis Vellfire. Kembali ke mood atau passion tadi, akan nampak akrab dengan hadirin apalagi komunitas biker hijrah yang sedang booming, tentu UAS akan milih roda-2 (twoo wheels).

abah Syarif Sragen dg Royal Enfield nya

Namanya netizen, seperti blog ini juga bagian dari netizen juga. Tampak celana UAS dan sepatu belum ganti alias disesuaikan....yaaahhhhh, ketahuan juga akhirnya. Celananya masih standard guru, dosen, PNS ?. Dari sisi kostum sudah menyesuaikan dengan berkostum kaos dan syal yang dililit di leher. Tapi tak apalah, tak kalah gagah dan matcho bila dibanding presiden beberapa waktu lalu berada di builder kondang nasional dan saat itu pak JKW naik moge jenis klasik yang sudah kostum kalau tak salah : Yamaha XS 650 CC. Tangkinya cukup mini, beda dengan UAS yang masih origin dengan moge yang dipakai.

passion dg habibat asli


bravo UAS.......hancurkan aspal bukittinggi....jadikan ritual aspal walau pakai sandal .....yang penting jangan lupa itu syal








Sunday, November 3, 2019

RIP Lady Biker Rulita Chyntia

RIP Lady Biker Rulita Chyntia
profil almarhumah rulita di medsos

Mitos atau apapun namanya memang tak bisa dipungkiri dan tak ada kaitannya secara langsung. Kebetulan memang CB Indonesia sedang gencar gencarnya event berlangsung baik sebelum jamnas VIII Sulsel atau sesudahnya. Hari ini kami lihat tadi seputaran jalanan jantung kota Solo banyak rombongan biker usai dari Jogja, dan juga kemarin sore sempat ngobrol sebentar dengan biker biker CB milenial dari Magetan yang mau ke acara ini di jogja yang rest sore serta sambil ngopi di seputaran SPBU Jamsaren jalan Veteran Solo. Namun siang ini ada khabar bahwa lady biker dari Jawa Timur Rullita Chyintia tinggalkan kita selama lamanya atau wafat karena sakit beberapa waktu.

srikandi ramah as a lady biker
Sama sekali tak ada hubungan antara event CB yang banyak, lalu musibah juga banyak. Musibah tetap ada meski tak ada acara/ event sekalipun, karena roda dunia demikianlah. Sepertinya Yang Punya Alam ini yakni Alloh SWT, selalu ingin memberi pelajaran bahwa dibalik kegembiraan (dengan hadir di event) hadir pula musibah dari yang ringan hingga tidak kecil seperti lakalantas yang akibatkan meninggal selama lamanya seperti kegembiraan saat dekat kota Solo yakni kecelakaan di timur kota solo beberapa waktu lalu. Namun inilah realita, berkenaan dengan acara besar CB Police Jogja.

saat ngegas dengan japs 

Pernah juga ditulis di blog ini musibah usai acara CB semarang, yakni alm senior Hanung dari Bali. Kali ini lady biker yang cantik dari Jawa Timur yang akrab dengan japs style nya yang bisa dikatakan masih cukup belia tinggalkan para penggemar CB mania indonesia selamanya. Semoga diterima amal ibadah nya di sisi Sang Khaliq sesuai yang telah dijalaninya di dunia untuk menuju alam berikutnya. RIP Lady Biker Rulita Chyntia, kenangan indah bersama biker biker CB Indonesia tak akan pernah kami lupakan.

Innaa Lillahi Wainnaa Ilaihi Rooji'uun






Tuesday, October 29, 2019

Pelunasan Pembelian Lahan Oleh Yayasan KCBI

Sebagai pihak, individu, biker, lapaker dan apapun namanya serta pernah bersentuhan dengan kebesaran nama CB Indonesia. Maka tak salah bila telah tercatat dalam sejarah nasional dunia otomotf indonesia, ada yayasan yang digawangi murni para pecinta, penggemar, komunitas honda CB Indonesia yang akhirnya terwadahi dalam lembaga ini yang masih eksis hingga saat ini. Ada segudang prestasi besar yang dilakukan oleh anggota, pengurus, komunitas yang tergabung dalam CB Indonesia bulan ini yakni adanya Jambore Nasional CB Indonesia di Wajo Sulawesi Selatan, serta pelunasan pembelian lahan oleh Yayasan KCBI

hasil jualan kopi ada penyisihan untuk KCBI

Mengorganisir para biker biker itu unik. Tidak perlu formal amat, namun keguyuban menjadi hal yang dikedepankan. Jika dibiarkan, dengan puluhan ribu anggota bebas akan menjadi masalah tersendiri. Jika dikelola ala organisasi atau ormas, akan dijauhi. Tidak ada formula resmi yang diberlakukan, yang penting baik selaku anggota, pengurus dan komunitas saling memahami peran masing masing. Kenapa ?, kebiasaan tidur bersama saat touring menjadikan kedekatan sudah mengakar lahir batin, bahkan uang saku habis pun akan menjadi trend dan biasa dikatakan kepada kawan dekatnya, hehehehe. Makin sungkan, makin tersusahkan.

Release pagi ini, sang paketu Yayasan KCBI memberikan informasi menarik yakni informasi posisi cashflow yayasan hingga diturunkan kabar terakhir. Cukup jelas, rinci, dan tidak ribet dalam menyampaikan hal hal penting kepada para anggota, pengurus, simpatisan hingga para donatur tetap nya. Sebuah strategi baru dalam dunia otomotif yang beraliran klasik, namun juga tidak klasik klasik amat, karena motor motornya kencang kencang, hehehehe.....!! Demikian info yang disampaikan pagi ini, sengaja laporan penulis sampaikan apa adanya untuk menjaga orisinalitas berita kecuali hanya editing untuk fontasi, paragraf dll yang tidak mengubah isi dan materi.


PELUNASAN PEMBAYARAN LAHAN TAHAP 2
UPDATE DONASI PEMBEBASAN LAHAN YAYASAN KCBI PEDULI TAHAP 2 BULAN OKTOBER 
2019
1.  Saldo bulan lalu 256.775.000.
2.  Pemasukan 10.081.500
3.  Saldo keseluruhan 266.856.500
4.  Pengeluaran 254.900.000
5.  Saldo 11.856.500
1/10/19
Hakim 200.000*
Hamba Allah SMPN 1 Sukorejo 500.000
Estu 200.000*
Rizky 200.000*
2/10/19
Kcbi Kudus 200.000*
Rahman 500.000*
Bayu Hendrawan 125.000*
3/10/19
Lelang kaos 500.000*
Lelang kaos dan sarung 200.000*
Crew cb Arjuno 1.006.500
Hamba Allah Bangil 400.000*
Boncu 100.000*
Kcbi Batam 300.000*
4/10/19
Agung 200.000*
Lelang T 150.000
Arifin 200.000*
5/10/19
Bayu 300.000
Penjualan kaos cb kluyur 200.000
9/10/19
Lelang motor supercub 2.000.000
Lelang piringan cakram 500.000
Hamba Allah Anyer 200.000*
Lelang kaos cb police 250.000
10/10/19
Lelang kacamata 350.000
Hari 500.000*
Penjualan kaos 200.000
17/10/19
Jumadi 400.000
30/10/19
Hamba Allah Sumbersuko 200.000*
Total 10.081.500
Pengeluaran
Pembayaran tanah 250.000.000
Jasa makelar 1.500.000
Uang penyaksian ke desa 3.000.000
18/10/2019
Ongkir sepeda ke kediri 400.000
Total 254.900.000
Rekening kcbi peduli
BRI 751-301-003-044-532
An yayasan kcbi peduli
Konfirmasi
Wak brenk Cb 083833273525
Eko Trianto 085784749188
Erfand Ajm 081333305789
Muhammad Ibnu Atho'illah 082293468269
Nursan Yusuf Ata Aja 08563466822

Mohon konfirmasi ke kami jika donasi blm tercatat
Terimakasih atas donasinya.
Semoga menjadi catatan amal baik kita semua
Aaamin

Wak Brenk Cb
Erfand Ajm
Muhammad Ibnu Atho'illah
Ata Aja
Eko Trianto