• CB Project Pipeline Bojonegoro

    kenangan tiada batas saat pernah mengerjakan job ini

  • kangndun in memoriam

    gajah mati tinggalkan gading - maestro tiada tinggalkan jasa untuk CB nusantara

  • bumi sumatra jadi saksi

    ketangguhan lahir karena ketekunan yang selalu diasah bukan warisan - mister CB blogger

  • ibukota jakarta juga saksi sejarah

    ribuan CB seantero nusantara dalam jamnas di lapangan MNC TV

  • bersama KCBI Peduli

    siapa bilang biker tidak bisa peduli ? KCBI lah jawabannya....!!

Friday, February 8, 2019

Update Photo Slider CB Untuk Blog

Rasanya ingin sesuatu yang baru atau tampilan blog ini, maka pada hari ini theme atau knampakannya perlu update. Sebenarnya ada 3 pilhan gambar di theme default (bawaan). Yang namanya bawaan semuanya masih standar. Perlu disesuaikan dengan maksud & tujuan blog, maka diperlukan upload gambar atau foto kenangan selama event event CB yang pernah diikuti baik di jawa atau luar jawa. Foto atau gambar buat tampilan atas sebagai berikut :

slider 1 : usai event CB Cepu

Lokasi rivercross pipeline Petrochina East Java oil company di Bojonegoro, dimana penulis sempat ikut proyek itu sebagai team survey. Gambar berikutnya adalah :

slider 2 : In memoriam Kang Ndun Nganjuk

Sang maestro telah tinggalkan kita para CB Lovers Indonesia. Dipilihnya slider itu untuk mengingatkan jasa jasa beliau yang sempat ditemui saat event di Pangkalanbun kalimantan tengah. Gambar berikutnya adalah :

slider 3 : event jamnas CB di Bengkulu Sumatra
Inilah awal mula motor besutan maestro self modification brother yusuf semangat putra kota mendoan purwokerto. Karya karyanya cukup fenomenal hingga mengantarkan beliau pernah pameran di Jepang. Terakhir adalah :

slider 4 : suasana siang hari jamnas CB Jakarta

Ribuan motor CB dari pelbagai wilayah seluruh indonesia berkumpul di lapangan MNC TV dalam rangka jamnas CB se Indonesia beberapa waktu lalu. Gambar terakhir dengan upload foto aktivitas KCBI peduli yang hingga kini dengan tema tema sosial kemasyarakatan telah mampu menjadi icon kerja nyata para pemotor CB. Setelah berbetuk yayasan, nampaknya makin bersinar seiring sulitnya ekonomi masyarakat tidak menjadikan halangan untuk berbuat, bertindak, bersosialisasi serta beramal.

slider 5 :  KCBI  dg paketu berdiri paling kiri











Friday, January 18, 2019

DKW Union Dan Ustadz Abu Bakar Ba'asyir

Pembebasan Ustadz Abu Bakar Ba'asyir ( ABB ) yang hari ini menuai komentar banyak di jagad medsos baik FB maupun WA memang cukup dimengerti. Tidak lama atau tepatnya 10 Januari 2019 lalu berlangsung debat terbuka antar 2 pasangan calon ( paslon ). Ada komentar yang mencoba bahwa pembebasan itu bersifat politis apalagi didampingi bapak Prof. Yusril Ihza Mahendra ( YIM ). Ada pula yang jelaskan dengan data administrasi wajar, secara hitungan dengan menjalani masa 2/3 total waktu sudah cukup untuk bebas dan mustinya berakhir 23 Desember 2018 kemarin. Masih banyak lagi tentunya yang tak bisa dituliskan disini.

DKW Union, sumber dorotheom,com

Namun, penulis mencoba dengan memori serta kenangan yang lainnya. Sama sekali bebas value politik yakni beliau ust ABB merupakan sahabat alm. kakek yang bernama alm. H. Abdusomad yang secara usia ust ABB lebih pantas sebagai murid/ yunior nya. Dengan sepeda motor tuanya DKW union ( kalau tak salah warna biru ) selalu setia bertandang di rumah kakek yang ada di Solo. Karena waktu itu penulis masih bocah, sering mondar mandir Solo ke Jawa Timur ( Nganjuk, Kertosono, Jombang ) karena sangkut paut almarhum ayahanda memang aslinya Jawa Timur, rasanya ingin dekat dengan tamu kakek ini. Namun ternyata tidak bisa total. Saat penulis ke jawa timur, konon kata ponakan ust ABB sedang sowan simbah alm. Namun ketika menginjak akhir sekolah SD, memang cukup waktu buat kenal beliau ust ABB yakni menjadi membantu kakek membuatkan minuman ( wedangan ) buat sahabat itu.

Putra ABB, ABB dan Yusril (ragampost,com)

Pernah alami semacam susah distarter, dan yang namanya DKW menghidupkan seperti mengayuh pada sepeda biasa. Akhirnya sayalah yang mendorong dan tentu saja dorongannya asal atau apa adanya, mengingat badan yang memang belum kuat. Ingatan yang lain, beliau saat bertamu selalu membicarakan beberapa masalah hingga sang kakek harus mengeluarkan beberapa referensi ( kitab kuning yang tebal ) buat mengolah dan membicarakan masalah tersebut. Kitab kuning atau dengan kata lain kitab klasik, satu satunya referensi yang dimiliki kakek karena memang usianya sudah masuk senja dan kurang terbiasa dengan buku buku teks indonesia ( kecuali saat muda bisa jadi memang lain ). Inilah kenangan meski masih bocah tetap ingat kisah seseorang yang pernah menjadi trending topic dunia dengan tema  DKW Union Dan Ustadz Abu Bakar Ba'asyir

Pernah kejadian, karena ingin segera main bola & beliau ust ABB masih bertamu dari habis jumatan hingga 'Ashar, maka penulis mencoba membuat tidak kerasan waktu bertandangnya yakni taplak meja saya ambil, makanan saya kurangi, dan minuman juga saya kurangi ( ditumpahkan sedikit ). Harapannya ? supaya segera pulang, karena sudah ditunggu kawan kawan sebaya dari tipes untuk tanding bola dengan anak anak pringgolayan. Dan ternyata manjur, ust ABB akhirnya habis 'Ashar langsung pamitan dan saya langsung lari ke lapangan bola ( sekarang jadi lottemart tipes ). Yang jelas antara ust ABB dengan DKW serta manin bola, tetap jadi ingatan yang tak bisa terlupakan. Semoga bebasnya ust ABB waktu dekat ini, lain waktu bisa menemuinya sambil cerita masa lalunya. Mudah mudahan bisa diingat. Maklum usianya sudah masuk usia kepala 8 serta semoga kesehatan dilimpahkan beliau dari Alloh SWT, Amin.



Tuesday, July 24, 2018

Derita Sopir Diantara Touring Moge

Siapapun anda, mereka, si dia atau bahkan anggota keluarga kita bila sedang berkendara dengan roda 2 atau 4, apalagi sedang pegang kendali ( sopir ) tiba tiba dikejutkan oleh oknum para biker yang melintas dengan sikap arogan. Apa pendapat anda ?. Ini ada sedikit gambaran audio video yang diunggah dari medsos yang cukup tersebar. Entah dimana video itu diambil yang jelas, usai kejadian itu, dalam benak muncul pertanyaan. Siapa yang telah lakukan pukulan spion mobil/ truk ?. Untung benda atau barang masih utuh, andai itu pecah siapa yang jadi penanggungnya alias yang harus ganti barang sejenis ?. Tulisan Derita Sopir Diantara Touring Moge melengkapi kejadian yang ada di lapangan serta melengkapi blog ini.

Posisi Spion Masih Utuh

Tadi malam melintas jalan yang sedang dicor beton jalur Baki Sukoharjo arah Pakisbaru. Banyak truk kosong muatan, mungkin habis dapat muatan/ tarikan atau borongan angkutan. Maunya sih cepat pulang, namun apa dikata harus menunggu berjam jam truk pengecor beton. Saya kebetulan dengan motor setia, bisa lewat meski sedikit hampir terperosok karena badan jalan termakan truk pengangkut cor. Yaah, derita sopir jika tidak nunggu antrian macet, tak luput dari sasaran petouring yang kebetulan ada event moge atau sekedar lewat. 

Posisi Spion Usai Dipukul




Cukup bersabar wahai pak sopir, yang kadang dalam bahasa jawa terpatri di bak belakang dengan tulisan :

Mangkat Ditelponi, Mulih Diomeli 
( Berangkat Ditelponi, Pulang Dimarahi )








Wednesday, January 31, 2018

Besi Juga Makan Spion

Jangan langsung termakan dengan judul Besi Juga Makan Spion dengan makna apa adanya. So, pasang windshield seperti kupasan sebelumnya, lumayan untuk tampilan baru/ anyar buat usir kebosanan. Install material selesai, dipakai buat gaspol ke Jogja dari Solo, bahkan samai 2 kali dalam seminggu. Ternyata, makan spion ? hehehehe.

Itulah yang terjadi, pemasangan besi ( batangan ) di uliran spion baut kiri dan kanan menghasilkan geseran geseran pada lubang batang spion yang ada di stang. So, terjadi pelebaran lubang hingga akhirnya kedua spion kendor. bahkan 2 hari lalu sempat dilepas namun tetap dibawa kemana pergi, kenapa ? agar ada alasan jika ditegur pak petugas di jalan, ini loo....spion masih utuh dan hanya sudah kendor semua antara lubang vs batangan besi sebagai penyangga windshield. Sebelah kanan masih bisa diakali yakni dengan extra karet, masih tetap kokoh spionnya. Sebelah kiri, ampun dehh.....sudah tak bisa dipakai, bisa tegak pun sulit dan sudah goyang semua. 

Tadi sempat punya ide sehabis jam 10.00 an pagi untuk pindah lokasi/ lubang untuk pasang spion dan windshield. Tempat spion dipilih geser sedikit dari semula, menempati space untuk minuman, meski kurang simetris namun tetap nyaman fungsinya. Untuk batang windshield, kami pilih baut pengunci sekitar segitiga atas, dan batangan besi sbelumnya hanya perlu dipatahkan lalu sambung lagi dengan menyudut. Hingga akhirnya, windshield tampil dengan basis baru serta sisi depan, karena dapat di rosokan 3 hari lalu ditambahkan mata kucing bentuk kotak. Bila terjadi korsleting atau lampu depan, tiba tiba off/ mati, masih bisa andalkan mata kucing tadi yang bila kena sorot lampu malam, masih bisa fungsi. Minimal sebagai sinyal sedang ada kendaraan di depannya ( yang saling berlawanan ),  Judul jangan dibaca mentah mentah, namun perlu baca keterangannya semua meski agak singkat