Rabu, 31 Januari 2018

Besi Juga Makan Spion

Jangan langsung termakan dengan judul Besi Juga Makan Spion dengan makna apa adanya. So, pasang windshield seperti kupasan sebelumnya, lumayan untuk tampilan baru/ anyar buat usir kebosanan. Install material selesai, dipakai buat gaspol ke Jogja dari Solo, bahkan samai 2 kali dalam seminggu. Ternyata, makan spion ? hehehehe.

Aslinya Spion Itu Kurang Stereo...hehehe

Itulah yang terjadi, pemasangan besi (batangan) di uliran spion baut kiri dan kanan menghasilkan geseran geseran pada lubang batang spion yang ada di stang. So, terjadi pelebaran lubang hingga akhirnya kedua spion kendor. bahkan 2 hari lalu sempat dilepas namun tetap dibawa kemana pergi, kenapa ? agar ada alasan jika ditegur pak petugas di jalan, ini loo....spion masih utuh dan hanya sudah kendor semua antara lubang vs batangan besi sebagai penyangga windshield. Sebelah kanan masih bisa diakali yakni dengan extra karet, masih tetap kokoh spionnya. Sebelah kiri, ampun dehh.....sudah tak bisa dipakai, bisa tegak pun sulit dan sudah goyang semua. 

Tadi sempat punya ide sehabis jam 10.00 an pagi untuk pindah lokasi/ lubang untuk pasang spion dan windshield. Tempat spion dipilih geser sedikit dari semula, menempati space untuk minuman, meski kurang simetris namun tetap nyaman fungsinya. Untuk batang windshield, kami pilih baut pengunci sekitar segitiga atas, dan batangan besi sbelumnya hanya perlu dipatahkan lalu sambung lagi dengan menyudut.


alternatif bila lampu padam (tanda hijau)

Hingga akhirnya, windshield tampil dengan basis baru serta sisi depan, karena dapat di rosokan 3 hari lalu ditambahkan mata kucing bentuk kotak. Bila terjadi korsleting atau lampu depan, tiba tiba off/ mati, masih bisa andalkan mata kucing tadi yang bila kena sorot lampu malam, masih bisa fungsi. Minimal sebagai sinyal sedang ada kendaraan di depannya apalagi dalam speed tinggi (yang saling berlawanan),  Judul jangan dibaca mentah mentah, namun perlu baca keterangannya semua meski agak singkat dan ringkas

Related Posts:

  • Obsesi Mahasiswa Makasar Dengan Ban Besar Menikmati ban besar, serasa pas dengan asal mahasiswa makasar. Demikian ungkap brother yang masih skull di UMY Jogja ini. Keinginan ber CB dengan nuansa japs serta ban gemuk adalah obsesinya sejak awal menjadi mahasiswa. Se… Read More
  • CB mu Setrukan Berapa Sungguh ini judul bisa menjadi tema yang menarik atau tidak tergantung sang biker CB itu sendiri. Pernah saat malam dan mati lampu plus macet lagi, kebetulan pinjam kunci kunci di bengkel dekat terminal Klaten, langsung mun… Read More
  • Pribadi Kokoh Pemilik Bengkel Di Kota Mattoh Berpenampilan wajar sekaligus kalem, cool dan ramah inilah kesan pertama dengan bapak Musyafa atau cukup dipanggil Pak Mus. Berada di pinggir alan besar/ utama dari Ngawi menuju arah Bojonegoro kota. Tepatnya di jalan Rajek… Read More
  • Pekerja Bengkel Indonesia Bisa Jadi Raja Di Arab Ini masih sebatas cerita dan oleh oleh dari negri kaya minyak dan kaya tamu tamu Alloh SWT baik umroh atau haji yang rutin sepanjang waktu. Banyak pekerja mukim disana tadinya coba coba akhirnya mengais kesuksesan di negeri… Read More
  • Bangkai Karburasi Siap Dinikmati Anda sedang belanja di klithikan Solo atau pasar notohardjo ?. Alamat apa yang ada butuhkan untuk mempercantik atau sekedar ganti part CB atau jenis lainnya akan mudah diperoleh. Pasar yang awalnya pindahan dari kawasan ten… Read More

2 comments:

Anonim mengatakan...

Mas boleh tau ini pakai theme apa namanyanya??

bagi pengalaman mengatakan...

donload di bawah khan ada : Lasanta and modif sendiri. Modif nya pelan pelan sekali