2 Hal Pertimbangan Sebelum Memodif CBmu

Menyimak beberapa kawan baik medsos atau via chatting, banyak ditemui konsumen atau pihak bengkel tidak semulus jalan toll. Bahkan ada yang saking kesal atau menemui jalan buntu dilampiaskan via medsos yang sebenarnya ini " memalukan " antara pemberi kerja dan penerima kerja ( bengkel ). Namun bagaimana lagi....?? Inilah yang sering dijumpai para pelanggan, pekerja bengkel, hingga calon pembeli dan penyimak/ pemirsa sebenarnya merasa risih karena konflik internal menguap bak asap di udara. 


Baru Dapat Apa Adanya

Ada beberapa pilihan dalam merubah atau memodifikasi CB atau motor klasik lain dari Inggrisan diantaranya paling familier : Classic, Dream, Japs, Brath, CafeRacer, Racing, Chopper dll. Sekarang nampaknya, beberapa kalangan ingin kembali ke basic ( tangki kecil ). Teman saya seorang atlit tenis meja dari Boyolali ( kategori cacat ), sebut saja Mas Budi punya jenis tangki nyamuk. Berapa habis dana Mas Budi, tanya saya. Jawabnya diatas 5 dibawah 10 dikit, maksudnya 5 juta keatas. Itu terjadi 4 atau 5 tahun lalu pas temu latihan bersama di SD Kerten Solo. Ini contoh satu kasus saja dan saya pandang Mas Budi masuk kategori kalangan yang " siap dana ", maklum atlit dengan segudang prestasi,  dana sebesar itu masih jauh dari income nya yang lebih besar. Dia sering ikutan PON dan minimal medali perak selalu didapat. Tapi belum lama ini saya dengar, karena bosan CB nyamuknya sudah dijual tanpa sebut angka, dan dia masih mau cari yang lebih bagus lagi. Yahh, mudah mudahan cepat dapat mas Budi, atlit paragames dari Boyolali ini. Sebagai pengenalan saja simak : 7 Aliran Umum dalam Modifikasi, dalam hal ini yang dikenal secara umum.


Sekarang Yang Terjadi

Nah, para pemirsa dan penyimak tentang perkembangan biker indonesia yang terhormat, Buat anda, saya atau siapapun bilamana ingin atau menyulap motor kesayangan ( baca CB mu ), perhatikan dan pertimbangkan situasi dan kondisi anda sekalian. Apa itu....? Pertama Biaya dan Kedua adalah Waktu. Sudah cukup ini dulu. Pengalaman pribadi saya, karena yang akan mengerjakan " kawan dekat sendiri " masalah biaya saya manut serta waktunya, akibatnya sedikit memakan waktu. Bedanya, meski memakan waktu cukup lama, kegiatan atau aktivitas tetap " keep on going ", karena motor itu bukan satu satunya dan masih bisa jalan dengan lainnya ( baca plastik ). Untungnya karena masih kawan dekat, meski luar kota Jogja juga semua bisa " dinegosiasikan " serta interval waktu yang " longgar " alias tidak terburu buru meski saat itu event cukup banyak. Masuk bulan ke 6, semuanya sudah ready/ siap dan pembayaran pun tinggal 10 persennya. Sesuatu yang tidak emberatkan karena saya menerapkan " selalu titip tiap bulan ". Bayangkan bila dalam masa itu, saya atau atau siapapun tahu tahu ada keperluan dadakan atau yang ekstrim lagi musibah dadakan....?

Contoh modifikasi yang super ekstra ( tentunya masih banyak yang lain ), seperti pada Foto mas Gigih Septiyan dengan model 6 Silinder. Perlu kesabaran ekstra, biaya ekstra, dan rasa sambat masalah ini itu untuk sementara tinggalkan dulu.


Foto Gigh Septiyan 6 Silinder Blitar Utara







Comments