Berapa Kilometer CB Harus Ganti Oli

Semuanya adalah pengalaman yang bersifat umum dan bisa pribadi. Saya memperhitungkan penggantian setiap bulan sekali, kurang lebih. Pertimbangannya ; Jogja-Solo PP lebih kurang 160 km. Bila sebulan 4 X   otomatis sekitar 700 km, ditambah kesana kemari ambil saja separuhnya atau 50 persen yakni tambah 300 an atau total penggantian untuk 1000 km. Ini bukan rumus mati atau harga mati masbro......wahhh kaya slogan politik saja, NKRI harga mati. Faktor penggunaan dan seberapa sering dipakai sangat mempengaruhi perilaku anda terhadap motor CB kesayangan anda. Ada yang saat mau berangkat acara CB, pulangnya langsung ganti oli lagi karena memang jarak tempuh meskipun belum ada 1000 km. Ada juga yang hanya andalkan refill/ isi ulang saja yang penting angka keamanan standar terpenuhi. 


Selalu Isi Ulang Oli Karena Jarak Tempuh

Motor tua apalagi jenis inggrisan, wooo.....jangan tanya penggunaan oli nya apalagi blok mesinnya alami kebocoran. Ada cerita, dulu motor kawan tiap 10 km, oli netes dalam jumlah yang tidak sedikit. Dimaklumi motor lansiran tahun 40-50-60 an, memang susah dikendalikan meski pemakaian verpaak yang mumpuni. belum jaminan sama sekali.  Pernah pakai jenis GL, tiap jalan dari Solo-Jogja atau Jogja-Solo, oli yang netes juga cukup banyak juga hingga sebelum ganti sudah perlu isi ulang. Khusus yang sekarang saya pakai, dengan sebulan sekali rasanya 1 tahun ini tak ada masalah dengan mesin seperti : bunyi klethek klethek yang terjadi saat mau buka lapak di Blitar. Mungkin kelamaan ganti oli, lebih dari sebulan nekad berangkat dan gaspoll saja, akhirnya saat pulang dan sampai Caruban ada bunyi kasar di mesin.

inzet gambar : sumber hargaupdate.com

Diantara Merek Oli Yang Familier

Ada juga yang karena pertimbangan ekonomis, tak perlu ganti yang penting oli terisi akhirnya dilalui dengan isi ulang terus, apalagi harga TDL (listrik) sedang naik...? silakan saja, semua itu antara resiko dan hasil terhadap kendaraan ditanggung pemilik. Ada beberapa point yang perlu diketahui tentang oli ini, antara lain : diambil dari tulisan CB Tech Krian (2012) dengan judul " cara merawat mesin "

  1.  Oli harus dicek saat kondisi mesin dingin, apalagi saat mau dipergunakan
  2.  Waspada akan adanya material yang bisa mengotori ruang penampung oli
  3.  Menggunakan Deepstick cukup dengan mencelupkannya saja, bukan memutar
  4.  Suhu tinggi, kemacetan, kecepatan tinggi, jalan pendek dan berdebu bisa menyebabkan  penurunan kualitas oli
  5.  mengganti oli untuk penggunaan 2000-4000 km atau rentang waktu antara 3-6 bulan. Khusus  point ini bisa berubah dan nampaknya biker CB sekarang lebih suka korban ganti oli daripada  korban mesin, ya ngak broo......!!!
  6.  Mengganti filter untuk tiap 2 kali tap oli ( penggantian oli ). Yang ini juga tidak wajib, bisa  mubah atinya bisa ya atau tidak ganti. Sudah 6 bulan motor saya ganti manifold, juga belum  ganti filter.
  7.  Oli sintetis dan non sintetis, gunakan aplikasi yang tepat. Khusus motor 15 tahun pabrikan atau  lebih bisa menggunakan oli non sintetis/ semi sintetis
Berikut mini video tentang pemilihan oli yang asli dan palsu, diambil dari : rumput teki, cukup informatif dan disertai info yang bagus




Tentang oli sintetis itu bagaimana silakan simak dari juragan oli yang lebih berpengalaman tentang oli dan toko toko sudah pengalaman tentang merek dan tipe apa yang pantas buat motor dan CB anda. namun ada yang menggelitik juga meski habis nempuh 1000 km, tak perlu ganti oli. Loh, kenapa...?. Ternyata tiap pagi motor CB nya hanya dituntun atau didorong buat keliling lapangan bola....Heheheheheheh, ini tak mungkin lah ya braath. Tapi siapa tahu, namanya motor tua dan klasik bisa menimbulkan perilaku tak biasa juga. Seperti saat acara CB di  Jawa Timur, CB orisinil masih dalam bungkus plastik. Laaaa.....mau bilang apa jika sudah begini.








1 komentar:

bagi pengalaman said...

pengalaman yg wahh, tanya boslapak rojik saat tempuh banyuwangi-bengkulu. Brapa kali ganti atau refill oli...?