Rabu, 21 Agustus 2019

GANTI OLI MESIN JANGAN GUNAKAN SEMPROTAN KOMPRESOR

Pernah kah anda ganti oli mesin dengan pembersihan di blok mesin bawah disemprot dengan kompresor ?. Woooo......sudah sering masbos dan juragan juragan, kata sebagian konsumen yang sedang ganti oli. Termasuk saya pribadi. Namun saat mau mudik Jogja kemarin, pas mampir di seputaran Baki Sukoharjo, seorang karyawan bengkel menyarankan tak usah disemprot saja. Kenapa, tanya saya dengan cepat. Jawab karyawan bengkel itu : di selang selang yang tersambung ke kompresor, umumnya masih ada blendek blendek air yang meskipun sangat bersih kandungannya, namun itu tetaplah zat berupa belendek belendek. Apa belendek itu ? kata saya. Ia pun agak kesulitan menjelaskan, karena bahasanya terlalu lugu dan polos. Akhirnya sepakat, bahwa belendek adalah unsur unsur yang sangat halus yang merupakan sisa sisa penyemprotan, yang terkadang mengandung air meskipun dzat nya (sifatnya) masih bersih sekali.

ganti oli mesin tanpa semprot kompresor

Sementara oli yang ada dalam mesin, masuk kategori minyak yang kepadatannya cukup kental, lanjut karyawan itu. Bagaimana air dan minyak bersatu ?.  Jelas impossible (tidak mungkin). Inilah yang akhirnya, mesin saat oli dikosongkan tetap saja masih banyak beberapa penampang mesin baik rumit atau sederhana masih mengandung minyak. Sehingga lebih baik, pengosongan oli dilakukan dengan membiarkan mesin di tempat sambil ditunggu meski makan beberapa menit. Insya Alloh, mesin akan aman dari tidak bercampunya oli dan air halus dari semprotan kompresor. Adapun berapa kilometer ganti oli mesin musti dilakukan ? tergantung situasi dan kondisi dan pernah di blog ini juga.

Ooohh.....gitu penjelasannya. Silahkan lanjut pengosongan blok mesin bagian bawah untuk ganti oli, kata saya. Kebetulan masbro yang akan mengganti oli, pakai kaos jamnas CB I Purwokerto. Inilah yang membuat saya mau mampir di bengkel itu, meski sebelah dan sejajar jalan sepanjang Baki Sukoharjo juga banyak bengkel, maklum jalur padat dan alternatif menuju Jogja. Sampai disini, cerita tentang ganti oli selesai.

Related Posts:

  • Atasi Lampu Mati Dengan 4T Jam 2.30 dinihari Jumat 25 November 2016, kupacu motor dari Jogja diiringi hujan tidak begitu derad namun tetap perlu mantel atau jas hujan. Dengan agak memburu waktu, kecepatan kunaikkan agar Subuh bisa sampai kota Solo. M… Read More
  • Tata Ruang Bengkel CB Umumnya Berkonsep Multiguna Kemarin saat hujan turun di siang hari yakni hari Selasa 6 Desember 2016, berencana ambil bordiran di Placido mampir dulu di ATM Pathukan Jogja. Sejenak menengok bengkel yang berdampingan sebuah toko (mart), ada konsumen se… Read More
  • Aerial Photo Of Naga Lima Judul ini sebenarnya bisa diterjemahkan  foto dari atas , sekali kali dengan sentuhan sedikit bahasa global. Pada artikel pendek tentang akan berangkatnya putra mendoan ini ke  Jepang yakni tulisan : INI… Read More
  • Ke ASTINA Knalpot Gak Perlu Repot Penampilan bengkel knalpot bak apa adanya bisa anda jumpai jika lewat Jalan Wates KM3,5 Kalibayem Jogja dari kota sebelah utara jalan ( kanan ). Dengan 4 personil sebagai penjaga gawang bengkel, siap melayani kebutuhan kons… Read More
  • Rangka Besi Juga Perlu Dipijat Rangka Besi dari sebuah motor, selama ini memang tergantung pemakaian ( end user ). Sales barang kelontong, penjual bakso dan semisalnya akan berbeda kondisi motor nya dengan pegawai kantoran atau hanya buat antar jemput se… Read More

1 comments:

bagi pengalaman mengatakan...

ternyata tukang bengkel memang rajin ikut event cb yang hanya diijinkan bos nya khusus jawa tengah